Pondok Terbesar Di Jawa Tengah

IBTimes.ID
– Jawa Paruh merupakan salah satu provinsi terbesar di Indonesia. Jawa Perdua kerap dijadikan tempat menimba ilmu bagi peserta, mahasiswa, atau santri dari seluruh Indonesia. Di kewedanan yang n kepunyaan luas negeri 32.800,69 km tersebut terdapat banyak institusi pendidikan, terdaftar di dalamnya pesantren modern. Berikut adalah lima pesantren bertamadun terbaik nan suka-suka di Jawa Tengah:

Pondok Pesantren Modern Selam Assalam

Saung Pesantren Bertamadun Islam Assalam (PPMI) terletak di Sukoharjo, Jawa Perdua. Beliau terdapat di Jl. Garuda Mas, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, di samping Universitas Muhammadiyah Surakarta. Lokasinya cukup mudah dijangkau karena dempet dengan jalan antar provinsi.

Jikalau menggunakan bis antar daerah tingkat, maka kita bisa langsung ambruk di Kartasura, di depan Pintu Jamiah Muhammadiyah Surakarta. Dari Gapura UMS, jaraknya doang sekitar 1 km. Jika menggunakan moda kereta api, maka PPMI dapat dijangkau dari Stasiun Purwosari. Pesantren tersebut juga tak jauh dari Bandara Adi Soemarmo, Solo.

Assalam memiliki empat unit, yaitu MTs, MA, SMA, dan SMK. MA Assalam adalah unit setara SMA nan berada di sumber akar naungan Departemen Agama. Unit tersebut memiliki visi mencetak siswa yang unggul dan beriman seabgai kader umat.

Sementara itu, unit SMA Assalam telah agak kelam sejak tahun 1989. SMA Assalam memperalat kurikulum dari Kemendikbud dengan komplemen materi-materi agama dan stabilitas Bahasa Arab & Inggris. Banyak berbunga bekas SMA Assalam yang bertelur timbrung ke perserikatan kewedanan nomine seperti UI, ITB, UNS, UNDIP, Unnes, UNY, dan lain-tak. Tak hanya itu, sebagian lulusannya juga melanjutkan pendidikan tinggi di universitas luar area sama dengan Jerman, Inggris, Turki, Jepang, Amerika, Arab Saudi, dan India.

Unit SMK Assalam bertujuan buat menyiapkan santri-santri yang menjadi pengusaha atau pekerja di bineka firma. SMK membekali santri dengan berbagai skill, selain dengan pengukuhan agama di pesantren. Kerjakan info lebih lengkapnya, bisa dicek di laman resminya, assalam.or.id.

Teratak Modern Darul Qiyam Gontor 6

Pondok Modern Darul Qiyam Gontor merupakan cabang Dangau Bertamadun Darussalam Gontor Ponorogo. Pesantren tersebut terletak di dusun Gadingsari, Desa Mangunsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Andai cabang dari Pondok Gontor, kehebatannya sudah tidak teristiadat diragukan. Alumni-alumninya telah berkiprah di majemuk sektor. Salah dua alumni Gontor nan sukses merupakan Prof. Amin Abdullah, mantan rektor UIN Sunan Kalijaga dan Prof. Din Syamsuddin, mantan ketua awam PP Muhammadiyah. Karena hal tersebut, Pesantren ini suntuk layak untuk turut sebagai riuk satu pesantren modern terbaik di Jawa Tengah.

Perintis pesantren tersebut adalah H. Farid Sulistiyo, Lc. Dan M. Abdullah Bajuri, Lc. Mereka berdua diutus maka dari itu Gontor kerjakan membangun pesantren di Magelang. Waktu ini, pesantren tersebut dipimpin maka dari itu Ustadz H. Sunanto WR, M.A.

Dilansir dari laman resmi Pondok Gontor, tenaga penatar Darul Qiyam terdiri terbit lulusan KMI Pondok Maju Darussalam Gontor, ISID dan universitas Al-Azhar Kairo. Adapun santri Darul Qiyam ialah mereka yang ditempatkan di Pondok ini pada ujian masuk KMI Saung Modern Darussalam Gontor serta campakan dari Gontor Buku.

Setiap siswa KMI Darul Qiyam di seluruh tahapan dapat melanjutkan ke KMI Gubuk Modern Darussalam Gontor seandainya menjejak standar nilai tertentu yang telah ditetapkan sreg ujian kenaikan inferior di samping pertimbangan mental siswa nan berkepentingan.

Pesantren Sains (Trensains) Muhammadiyah Sragen

Pesantren Sains atau yang lebih dikenal dengan Trensains Muhammadiyah Sragen adalah pelecok suatu pesantren yang tersendiri dan unggul di Jawa Tengah, bahkan di Indonesia. Pasalnya, pesantren tersebut enggak bertujuan untuk mencetak jamhur atau dai seperti pesantren pada biasanya. Pesantren tersebut bertujuan lakukan mencetak cendekiawan ataupun saintis muslim.

Trensains didirikan atas pangkal pemikiran Prof. Agus Purwanto, seorang guru besar fisika teori di Institut Teknologi Sepuluh November. Gus Pur, panggilan akrab Agus Purwanto, merupakan koteng kader Muhammadiyah yang resah terhadap kemandekan kronologi ilmu pengetahuan di dunia Islam.

Maka, ia berusaha untuk melahirkan ilmuwan-intelektual mukminat sama dengan Ibnu Rusyd, Ar-Razi, Al-Kindi, dan lain-lain yang pernah menjadi ilmuwan besar di masanya, melewati Trensains. Trensains punya kurikulum solo yang mempelajari Quran, khususnya ayat-ayat yang berkaitan dengan sains.

Pesantren dengan unit SMA tersebut punya alumni yang galibnya ikut ke jurusan-jurusan sains di kampus terbaik di Indonesia dan di luar negeri. Jurusan-jurusan yang diambil berkisar di antara medis, matematika, fisika, biologi, kimia, geografi, dan bukan-tidak.

Meskipun dicetak menjadi jauhari, namun ciri khas pesantren tetap terpatok di santri Trensains. Mereka merupakan ilmuwan-cendekiawan yang berangkat mulai sejak usia Alquran sebagaimana diajarkan dan dipraktikkan oleh Gus Pur.

Dangau Pesantren Modern Pastor Syuhodo

Pondok Pesantren Modern Padri Syuhodo (PPMIS) merupakan salah satu pesantren dengan sistem pendidikan modern. Pesantren tersebut didirikan oleh Didikan Silang Muhamadiyah Blimbing, Sukoharjo pada tahun 1994, dengan No. SK.PCM: 194/SK.PC/I.A/1.a/1994. Pesantren tersebut terletak di Desa Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Perdua.

Pondok Pesantren Darul Amanah

Gubuk Pesantren ini berlokasi di Desa Ngadiwarno, Kecamatan Sukarejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Pondok Pesantren Darul Amanah ialah salah satu cagak dari pesantren Darunnajah yang ada di DKI Jakarta.

Di pesantren tersebut, santri-santri diajarkan teologi sedarun ilmu publik. Kualitas penelaahan juga nisbi lengkap. Pesantren Darul Amanah memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler nan bisa dimanfaatkan maka itu santri cak bagi menggali minat dan talenta mereka.

Juru berita: Yusuf

Print Friendly, PDF & Email

Source: https://ibtimes.id/lima-pesantren-modern-terbaik-di-jawa-tengah-berikut-daftarnya/

Posted by: caribes.net