Puisi Mata Luka Sengkon Karta

Profil dan biodata lengkap Peri Sandi Huizche, (Foto: Youtube Fadlizon)
Profil dan biodata ideal Bidadari Sandi Huizche, (Foto: Youtube Fadlizon)

KLIKKORAN.COM
– Berikut naskah puisi Alat penglihatan Luka Sengkon Karta karya Peri Sandi Huizche yang sempat viral dibawakan oleh Haur Sandi Huizche sang penyair radiks Sukabumi pada 2022 silam.

Untuk diketahui, Peri Sandi ini muncul ke permukaan sesudah sukses mengimlakan puisi miliknya yang berjudul Indra penglihatan Jejas Sengko Karta di Teather Ketjil TIM.

Pengejawantahan Bidadari kembali diabadikan melalui kanal youtube Fadli Zon nan dirilis sreg 8 Juli 2022 lalu.

Baca kembali: Terbaru, Naskah Lengkap Puisi Netra Jejas Sengkon Karta karya Peri Sandi Huizche

Video tersebut kemudian viral, dan banyak direpost oleh netizen untuk pula di kumandangkan disaat hari Pancasila 1 Juni.

Berikut Naskah Puisinya

Ain Luka Sengkon Karta, karya Peri Sandi Huizache

Serupa maskumambang

Pupuh mengantarkan ujar-ujar hidup

Kecapi intern celaan ranah menyendiri

Pupuh dan kecapi membalut gempa bumi

Menyatu dalam suara genting

Terluka, merusaki, menganga akibat ulah turunan

Terengah-engah n domestik tabung dan ujar-ujar

Aku, seorang petani bojong sari

Menghidupi mimpi dari padi yang ditanam koteng

Kesederhanaan panutan hidup

Dapat untung dilipat dan ditabung

Baca lagi: Biodata Sempurna dan Profil Peri Sandi Huizche, Penyair Sukabumi dengan Karya Mata Jejas Sengkon Karta

1974 watan yang kucinta

Berumur 29 musim

Tahun yang muda bagi berdirinya sebuah negara

Lambang garuda dasarnya Pancasila

Undang-undang 45

Menganyam banyak peristiwa

Peralihan kepemimpinan nan menggeser

Bung karno diganti pak harto

Dengan dalih keamanan negara

Pembantaian enam jendral satu perwira

Enam jam dalam suatu lilin batik

Mati di lubang tak berguna

Tak ada dalam perang maha barata

Bahkan disejarah dunia

Hanya disejarah Indonesia

Genosida golongan kiri

PKI mesti mati

Kepala absolut repelita

Gambar pembanguna lima tahun

Bisa jadi tulangtulangan pemusnahan lima tahun

Di tahun-periode berikutnya

Kudapati penembak mistis

Bukan ada riuk barang apa lagi benar

Tak cak semau syariat negara

Pemusnahan dimana-mana

Diburu hingga riol dor

Di mulut dor, di superior, diikat lawe

Dikafani karung

Penguasa punya tahta

Nan tidak suka-suka bisa diada-ada


Dapatkan Update Berita Terbaru bersumber Klikkoran.com di Google News

Source: https://www.klikkoran.com/naskah-puisi-mata-luka-sengkon-karta-peri-sandi-huizche/

Posted by: caribes.net