Quad Core Dengan Octa Core

Jakarta

Lebih baik punya ponsel RAM 3 GB octa core alias 4 GB quad core? Kenapa demikian? (M.azka Kesuma W)

Jawaban:

Terimalah masalah ini tidak bisa dipukul rata berasal angka total core prosesor dan jumlah RAM. Separas seperti besaran megapixel camera, jumlah core prosesor dan jumlah RAM kembali enggak dapat menjadi patokan dengan asumsi semakin besar semakin baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Misalnya, prosesor atau lebih tepatnya SoC, sangat kompleks. Bersumber Octacore alias delapan inti, belum pasti semua inti ini akan bekerja semua, terampai loading dan tata.

Kemudian keberagaman SoC atau prosesor ini juga lewat banyak, ada yang masuk kilat hi-end, seri mid-end, dan low-end.

8 inti prosesor mid-end biasanya kalah maka itu 4 inti prosesor hi-end yang suatu angkatan. Belum lagi keburukan arsitektur prosesor, besaran L cache dan lain sebagainya. Kaprikornus bersusila-bermartabat barometer tidak bisa diambil berpokok jumlah inti prosesornya saja kalau membandingkan.

Demikian juga dengan RAM. RAM ini sama dengan jalan tol, semakin raksasa semakin banyak otomobil nan boleh berjajar di sana, anggaplah mobil ini umpama aplikasi nan standby dan siap berjalan.

RAM ini juga ada banyak tipenya, ada yang cepat ada nan biasa-biasa saja. Kemudian tidak semua pengelolaan pada OS pecah setiap vendor sama mengatur RAM ini, cak semau yang lebih longgar, cak semau yang terlampau ketat. Jadi dapat semata-mata RAM besar menjadi mubazir kalau manajemennya tidak baik, atau RAM yang lebih kecil boleh bertambah optimal saat manajemen berpokok firmwarenya lewat baik.

Sebaiknya untuk asian gambaran mana yang device yang lebih baik, boleh menyibuk bilang review terpercaya bakal mendapat habuan gambaran kian utuh, ataupun perhatikan dari angka-nilai beberapa spesies benchmark lakukan mendapat habuan gambaran masyarakat.


(jsn/fyk)

Source: https://inet.detik.com/konsultasi-gadget/d-4136519/pilih-ponsel-ram-3-gb-octa-core-atau-4-gb-quad-core