Sebutkan Ciri Ciri Tulang Rawan

Tulang Rawan: Ketahui Manfaat, Varietas, dan Godaan yang Terjadi Jika Sumsum Ini Mengalami Kerusakan

Tikai bisa jadi salah suatu penyebab tulang halus rusak dan menimbulkan masalah dalam tubuh

Tulang Rawan: Ketahui Fungsi, Jenis, dan Gangguan yang Terjadi Jika Tulang Ini Mengalami Kerusakan

Lemak tulang rawan yaitu jaringan bebat yang menciptakan menjadikan gambar pada orang sebelum pembentukan tulang dimulai. Ini dapat bertahan di bagian kerangka manusia hingga dewasa.

Tulang ini adalah suatu-satunya onderdil kerangka vertebrata primitif tertentu, termasuk lamprey dan hiu. Tulang muda terdiri terbit jaringan padat pupuk kolagen.

Struktur ini dapat memberikan kekuatan seyogiannya memungkinkan bagi menahan beban sambil mempertahankan fleksibilitas yang lebih besar daripada sumsum.

Rumah tahanan-sel tulang ketul nan disebut kondrosit. Tulang muda tidak mengandung pembuluh darah atau saraf, tidak seperti tulang plong rata-rata.

Baca Juga:
Fungsi Daun Telinga dan Cara Tepat Merawatnya

Jenis Lemak tulang Rawan dan Letaknya intern Bodi

jenis tulang rawan

Foto: jenis tulang rawan (unsplash.com/Marcus Wallis)

Foto: unsplash.com/Marcus Wallis

Tulang halus adalah zat nan kuat dan halus yang terdiri dari “kondrosit”, ataupun sel kartilago khusus.

Zat ini nan menghasilkan matriks kolagen, proteoglikan (jenis protein khusus) dan protein non-kolagen lainnya.

Objek-bahan ini dapat membantu tulang rawan menarik air dan menyerahkan bentuk dan sifat spesifiknya.

Mengutip terbit News Medical, tulang rawan terbagi menjadi 3 jenis, adalah:

1. Tulang Rawan Hialin

Sumsum jenis ini ialah jaringan tahan aus singgungan adv minim yang terserah di dalam sambungan. Babak ini dirancang bakal hadang dan mendistribusikan berat.

Perlu diketahui, sumsum ini ialah jaringan yang abadi, kenyal, fleksibel doang n kepunyaan kapasitas regeneratif yang buruk.

Benak hialin adalah penggalan yang paling luas dan merupakan diversifikasi yang membentuk kerangka embrionik.

Putaran ini makmur di ujung benak di sendi yang bergerak objektif sebagai tulang rawan artikular dan berada di ujung tulang rusuk, hidung, laring, trakea, dan bronkus.

2. Sumsum Rawan Elastis

Macam ini lebih fleksibel daripada benak hialin. Bagian ini tampak asfar, lebih lentur karena mengandung serat elastis selain kolagen.

Tulang ini membentuk telinga luar, tabung rungu telinga paruh, laring, dan epiglotis.

3. Fibrokartilago

Fibrokartilago adalah buram tulang rawan nan keras dan enggak plastis nan ditemukan terutama di dengkul dan di antara benak belakang, serta tendon.

Putaran ini mirip dengan jaringan fibrosa lainnya tetapi mengandung khasanah dasar tulang ketul dan kondrosit.

Fungsi Tulang Rawan

fungsi tulang rawan

Foto: fungsi tulang rawan (unsplash.com/Jordan Opel)

Foto: unsplash.com/Jordan Opel

Ada beberapa kepentingan dari tulang rawan pada awak, yakni:

  • Sebagai bantalan agar tulang bergerak tanpa terjadi gesekan.
  • Memasrahkan perlindungan antar tulang padat kiranya enggak bertabrakan satu sama lain.
  • Perumpamaan perekat tulang-lemak tulang di jasad.
  • Kondusif menopang berat jasad detik berkegiatan.
  • Mengasihkan bentuk di bagian fisik tertentu.
  • Mendukung tubuh anak-anak sebelum berubah menjadi lemak tulang biasa.

Baca Kembali:
13 Faedah Sayur Gondo, Tak Doang Mengenyangkan Tapi Lagi Baik cak bagi Tulang

Ciri-Ciri Tulang ketul

Suka-suka beberapa ciri dari sumsum rawan yang perlu diketahui, yaitu:

  • Struktur jaringannya bertambah makmur dengan zat perekat dan sedikit kalsium.
  • Susunannya terdiri berusul kondrosit dan matriks ibarat serat dan kandungan radiks.
  • Sifatnya lentur yang tentu saja luwes, lunak, dan tidak mudah patah.

Gangguan pada Tulang rawan

gangguan pada tulang rawan

Foto: provokasi pada kartilago (freepik.com/jcomp)

Foto: freepik.com/jcomp

Kendatipun putaran tubuh ini terbilang luwes dan lestari, benak rawan tunak bisa rusak. Nah, beberapa masalah yang dapat muncul adalah:

  • Cedera.
  • Keausan dari perian ke waktu nan pada akhirnya boleh menyebabkan osteoartritis.
  • Penyakit radang sendi sebagaimana rheumatoid arthritis alias ankylosing spondylitis (tertutupnya jeruji antar ruas lemak tulang)

Faktanya, tulang rawan tidak memiliki saraf, sehingga detik rusak tak menimbulkan rasa lindu.

Namun, gesekan antar sumsum yang terjadi antara tulang sendi dan problem lainnya mampu menyebabkan rasa tidak nyaman dan nyeri sampai peradangan.

Mengutip dari Arthritis-Health, dikarenakan bagian ini tidak mengandung pembuluh bakat, maka ketika rusak sumsum ini tidak boleh sembuh seorang dengan baik.

Saat tulang rawan menipis ataupun tembelang, benak mentah dalam jumlah terbatas bisa diproduksi, tetapi rumah tahanan-sel mentah tersebut bisa tumbuh n domestik pola yang tidak integral dan bergelombang.

Alhasil adalah tulang dapat bersanggit satu sejajar lain pada persendian dan ini bisa menjadi sumur rasa sakit.

Beberapa gangguan lainnya yang dapat terjadi pada tulang rawan, antara tidak:

1. Osteoarthritis

Bujukan ini dapat terjadi saat tulang muda semakin menipis, sehingga menyebabkan radang kancing.

Penyakit ini bisa terjadi di semua gerendel, semata-mata lebih rentan menyerang area tangan, lutut, pinggul, dan tulang belakang.

Seandainya dibiarkan bisa menyebabkan pembesaran hingga sulit cak bagi memotori kancing.

Baca Juga:
Mengenal Encok, Salah Satu Variasi Radang Sendi dan Kaidah Mengatasinya

2. Kostokondritis

Penyakit pada kartilago ini terjadi akibat peradangan pada iga ke lemak tulang payudara.

Seseorang yang mengalami bujukan ini dapat merasakan gejala layaknya kelainan puas jantung. Kostokondritis bisa menyebabkan rasa lindu dan pembesaran.

Kondisi ini dapat membaik dengan sendirinya, sehingga pengobatannya lebih fokus lega penyunatan rasa sakit.

3. Chondromalacia patellae

Lutut kembali n kepunyaan tulang rawan yang rentan alami gempa bumi. Ketika alami chondromalacia patellae, lutut alami pelunakan dan kerusakan pada jaringan kepala dingin di asal tempurungnya.

Dengan begitu, timbul gesekan antara lemak tulang lutut dan tulang paha yang menimbulkan rasa sakit, terlebih saat melakukan aktivitas jasmani.

4. Kondroma

Tulang halus lagi dapat mengalami tumor yang disebut juga dengan kondroma.

Perlu diketahui sekiranya ki kesulitan ini sukar terjadi. Tumor ini boleh bersemi secara perlahan-lahan sreg sinus dan tulang yang berada di kranium.

Kendati begitu, pertumbuhan tumor ini pula dapat terjadi pada tangan, kaki, lengan atas, tulang iga, serta paha.

5. Akondroplasia

Akondroplasia adalah bencana nan mencegah kartilago berubah menjadi lemak tulang dewasa.

Jika dibiarkan, seseorang yang mengidapnya bisa mengalami dwarfisme atau tinggi badan di pangkal lazimnya dan masalah postur lainnya.

Bilang masalah kesegaran pun dapat terjadi, seperti obesitas, infeksi alat pendengar yang tidak kunjung sembuh, gangguan pernapasan, dan lordosis.


  • https://www.news-medical.net/health/What-is-Cartilage.aspx
  • https://www.britannica.com/science/cartilage
  • https://www.arthritis-health.com/types/joint-anatomy/what-cartilage
  • https://www.orthocarolina.com/alat angkut/cartilage-101–what-is-cartilage-and-what-does-it-do

Source: https://www.orami.co.id/magazine/tulang-rawan

Posted by: caribes.net