Siapa Murid Yang Menyangkal Yesus

Kisah Paulus, Penganiaya Jemaat yang Berubah Saat Matanya Menjadi Buta, Pengaruhnya Besar

TRIBUNMANADO.CO.ID – Nabi paulus dari Tarsus awalnya bernama Saulus dari Tarsus alias Rasul Paulus, 3 – 67 Masehi diakui perumpamaan penggagas berharga dalam penyebaran dan perumusan ramalan kekristenan yang bersumberkan dari pengajaran Yesus Kristus.

Paulus memperkenalkan diri menerobos koleksi surat-suratnya kerumahtanggaan Perjanjian Plonco di Alkitab Masehi sebagai seorang Yahudi dari suku Benyamin, yang berkebudayaan Yunani (helenis) dan warga negara Romawi.

Ia lahir di daerah tingkat Tarsus kapling Kilikia, dibesarkan di Yerusalem dan dididik dengan teliti di bawah pimpinan Gamaliel.

Lega waktu mudanya, kamu hidup sebagai seorang Farisi menurut mazhab yang minimum keras internal agama Yahudi.

Awal ia seorang penganiaya orang Serani (saat itu bernama Saulus), dan sesudah pengalamannya berjumpa Yesus di jalan merentang kota Damaskus, ia berubah menjadi seorang penyembah Yesus Kristus.

Paulus menegur dirinya sebagai “rasul bagi bangsa-bangsa non-Yahudi” (Roma 11:13).

Ia membuat usaha yang luar halal melalui surat-suratnya kepada komunitas non-Yahudi bakal menunjukkan bahwa keselamatan nan dikerjakan oleh Yesus Kristus adalah bakal semua makhluk, bukan tetapi orang Ibrani.

Pertobatan Paulus

Sebelum bertobat Paulus dikenal sebagai penganiaya umat Masehi mula-mula.

Ia adalah seorang Farisi yang habis taat kepada Hukum Taurat.

Pekarangan lebih jauh arrow_forward

Perigi:
Tribun Manado

Paulus bermula Tarsus


(awalnya
Saulus semenjak Tarsus)
maupun
Nabi Paulus, (

3

Kristen–

67


Masehi) diakui sebagai pengambil inisiatif berharga dalam penyiaran dan perumusan ajaran

kekristenan

yang bersumberkan dari pengajaran

Yesus


Kristus
.
Paulus membudayakan diri melalui kompilasi dokumen-suratnya intern

Perjanjian
Baru


di

Alkitab


Kristen


sebagai sendiri

Ibrani


dari

suku Benyamin
,
yang berkebudayaan Yunani (

helenis
)
dan penghuni negara

Romawi
.
Ia lahir di kota

Tarsus


tanah

Kilikia

(sekarang di

Turki
), dibesarkan di

Yerusalem

dan dididik dengan teliti di asal bimbingan

Gamaliel
. Pada masa mudanya, beliau hidup sebagai koteng

Farisi

menurut mazhab yang paling berkanjang internal

agama
Yahudi

. Mulanya ia seorang penganiaya
orang Kristen (saat itu bernama Saulus), dan sesudah pengalamannya berjumpa
Yesus di jalan merentang kota

Damaskus
, engkau berubah menjadi seorang pemuja

Yesus
Kristus


(

Kisah Para Rasul 9
).

Paulus
menyebut dirinya sebagai “rasul bagi nasion-bangsa non-Yahudi” (

Roma 11:13
). Dia membuat usaha yang luar lumrah melalui surat-suratnya
kepada kekerabatan non-Ibrani cak bagi menunjukkan bahwa keselamatan nan dikerjakan
oleh

Yesus Kristus


merupakan buat semua orang, bukan hanya anak adam Yahudi. Gagasan Paulus ini
menimbulkan pergesekan pendapat antara murid-pesuluh Yesus bermula keturunan
Yahudi lugu dengan mereka yang berlatar belakang lain Yahudi. Mereka yang pecah
zuriat Ibrani berpendapat bahwa lakukan menjadi pengikut Yesus, orang-individu
yang bukan Ibrani haruslah pertama-tama menjadi Yahudi terlebih dulu.
Murid-murid yang mula-mula,

Petrus
, sempat tidak berpendirian menghadapi keadaan ini (tatap

Galatia 2:11-14
). Cak bagi menyelesaikan konflik ini, diadakanlah persidangan
di Yerusalem yang dipimpin oleh

Petrus

dan

Yakobus
, adik

Yesus



Kristus

(

Kisah Para Rasul 15
),
nan disebut bak Sidang

Sinode


atau

Konsili

Gereja nan pertama.

Konsili
ini menghasilkan sejumlah keputusan terdahulu, misalnya:

  1. buat menikmati karya penyelamatan Yesus, hamba allah lain harus menjadi Yahudi terlebih sangat
  2. cucu adam-orang Kristen yang bukan berasal berpangkal rataan belakang Yahudi enggak diwajibkan mengikuti leluri dan pemali Yahudi (misalnya perihal adapun khitan dan memakan perut nan diharamkan).
  3. Paulus mendapat mandat bagi memberitakan

    Injil

    ke area-daerah berbahasa Yunani.

Paulus
dijadikan seorang

Santo


(manusia suci) oleh seluruh gereja yang menghargai santo, termasuk

Katolik
Roma

,

Ortodoks
Timur

, dan

Anglikan
, dan beberapa denominasi

Lutheran
. Sira melakukan banyak kerjakan keberuntungan Kristen di antara para
manusia-orang enggak Yahudi, dan dianggap bak pelecok satu mata air utama dari
ilmu agama awal Gereja, dan yakni pembangun kekristenan bercorak Paulin/bercorak
Paulus. Surat-suratnya menjadi bagian utama

Perjanjian
Baru

. Banyak yang berpendapat bahwa
Paulus memainkan peranan penting n domestik menjadikan agama Kristen sebagai agama
nan remang sendiri, dan bukan sebagai sekte dari

Yudaisme
.



Pertobatan Paulus





Sebelum bertobat Paulus
dikenal sebagai

penganiaya



umat Kristen mula-mula
.
Ia adalah seorang

Farisi


yang habis taat kepada Hukum

Taurat


(

Filipi
3:5

).
Kisah Para Utusan tuhan juga mengutip congor Paulus yang menamai bahwa kamu
“adalah makhluk Farisi, keturunan orang Farisi” (

Kisah
Para Rasul 23:6

).

Pertobatan Paulus dapat
diperkirakan antara tahun

33

36


dengan bukti kuat cak bagi masa

34
dengan mengacu pada salah satu suratnya. Menurut Kisah Para Rasul,
pertobatannya (atau

metanoia
)
terjadi di jalan berorientasi

Damaskus


di mana ia mengalami “pertemuan” dengan

Yesus
,
nan kemudian menyebabkan anda menjadi buta untuk sementara (

Narasi
Para Rasul


9
:
1-31
,

22
:
1-22
,

26
:
9-24
).

Dicatat bahwa “berkobar-kobar
hati Saulus (namanya sebelum menjadi siswa Yesus) untuk mengancam dan memenggal
murid-murid Tuhan. Kamu menjurus Imam Lautan, dan meminta sertifikat kuasa dari
padanya cak bagi dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di

Damsyik
,
supaya, seandainya ia menemukan suami-suami atau amoi yang menirukan Jalan Tuhan,
ia menangkap mereka dan membawa mereka ke

Yerusalem


untuk dihukum.

Dalam perjalanannya ke
Damsyik, detik Saulus sudah lalu dekat kota itu, mulai-mulai semarak memancar dari
langit merumung kamu.



Waktu itu yakni tengah hari, dan cahaya berusul langit itu menyilaukan.

Saulus mengatakan kepada syah

Agripa
:
“Tahu-tahu, ya raja Agripa, pada tengah tahun bolong aku melihat di perdua
jalan itu seri nan bertambah cahaya terbit plong cahaya matahari, merosot berpunca langit
menghampari aku dan teman-padanan seperjalananku.”

Saulus dan
teman-temannya semua rebah ke tanah dan kedengaranlah oleh Saulus suatu suara
yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya
Aku?”Kritik itu berbicara internal bahasa Ibrani, dan berkata lagi:
“Rumpil bagimu menendang ke galah rangsang.”

Jawab Saulus:
“Siapakah Engkau, Halikuljabbar?” Prolog-Nya: “Akulah Yesus orang Nazaret
yang kauaniaya itu.”

Maka Saulus berkata:
“Halikuljabbar, apakah yang harus kuperbuat?” Pembukaan suara minor itu (Saulus
menyebutnya “Sang pencipta”) kepadanya: “Bangkitlah dan pergilah ke
Damsyik. Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan
kepadamu (apa yang harus kauperbuat).” Intern penuturannya di pangkuan
Agripa, Saulus memberitahukan alas kata-kata selanjutnya dari Tuhan: “Aku
menampakkan diri kepadamu untuk menetapkan engkau menjadi pelayan dan saksi akan halnya
segala sesuatu nan sudah kaulihat berbunga pada-Ku dan mengenai apa nan akan
Kuperlihatkan kepadamu nanti. Aku akan mengkhususkan sira bersumber bangsa ini dan
dari nasion-bangsa lain. Dan Aku akan mengutus engkau kepada mereka, kerjakan
membuka indra penglihatan mereka, cak agar mereka berbalik pecah kegelapan kepada sorot dan
mulai sejak kuasa Iblis kepada Sang pencipta, supaya mereka makanya iman mereka kepada-Ku
memperoleh pengampunan dosa dan mendapat interior segala nan ditentukan lakukan
orang-basyar yang dikuduskan.”

Maka termangu-mangulah
teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar kritik itu, tetapi
tidak melihat koteng jugapun. Mereka melihat cahaya dan meskipun mendengar,
mereka tidak mengerti bahwa suara itu mengomong (“tidak mendengar”
pembicaraan).

Saulus siuman dan
berdiri, habis kuak matanya, namun ia tidak dapat melihat apa-apa; oleh
karena kilap yang menyilaukan mata itu; Maka kawan-serikat seperjalanannya
memegang tangan Saulus dan harus menuntun ia masuk ke Damsyik.

Tiga hari lamanya
Saulus tidak boleh melihat dan tiga hari lamanya ia bukan makan dan minum, dan
terus berdoa. Sepanjang itu ia habis di kondominium Yudas yang berada di urut-urutan yang
bernama Jalan Lurus.

Selepas tiga hari itu,
Saulus mendapat suatu rukyat di mana ia mengaram, bahwa seorang yang
bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, cak agar ia
dapat melihat pun.

Ananias adalah sendiri
murid Tuhan Yesus yang tinggal di Damsyik. Saulus menyebutnya “seorang
saleh yang menurut hukum Taurat dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang
ada di situ.”Firman Tuhan kepadanya intern suatu penglihatan:
“Ananias!” Jawabnya: “Ini aku, Tuhan!” Firman Tuhan:
“Mari, pergilah ke jalan nan bernama Jalan Harfiah, dan carilah di flat
Yudas koteng terbit Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang sembahyang, dan dalam
satu penglihatan ia menyibuk, bahwa koteng yang bernama Ananias masuk ke dalam
dan menumpangkan tangannya ke atasnya, biar ia bisa melihat kembali.”
Jawab Ananias: “Tuhan, dari banyak orang sudah kudengar tentang hamba allah itu,
bukan main banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap bani adam-bani adam kudus-Mu di
Yerusalem. Dan beliau datang ke mari dengan kuasa munjung berusul imam-padri ketua bakal
menangkap semua turunan nan menjuluki jenama-Mu.” Tetapi firman Halikuljabbar
kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bakal-Ku bakal
memberitakan nama-Ku kepada nasion-bangsa bukan serta raja-ratu dan orang-cucu adam
Israel. Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, alangkah banyak kesengsaraan nan
harus ia kewajiban oleh karena cap-Ku.”

Lalu pergilah Ananias
ke tasik dan turut ke rumah itu. Beliau nomplok agak kelam di erat Saulus, menumpangkan
tangannya ke atas Saulus, dan berkata: “Saulus, saudaraku, Almalik Yesus,
yang telah menampakkan diri kepadamu di kronologi nan engkau lalui, mutakadim menyuruh
aku kepadamu, supaya engkau bisa mematamatai sekali lagi dan penuh dengan Rohulkudus.
Bukalah matamu dan melihatlah!” Dan sekonyongkonyong itu juga seolah-olah silir bawang
ringgis berbunga matanya, sehingga Saulus dapat melihat juga dan menatap Ananias.

Adv amat kata Ananias:
“Allah nenek moyang kita telah menjadwalkan dia cak bagi memafhumi
kehendak-Nya, cak bagi mengaram Yang Benardan kerjakan mendengar suara nan keluar
dari mulut-Nya. Sebab engkau harus menjadi martir-Nya terhadap semua basyar
tentang apa yang kaulihat dan yang kaudengar. Dan sekarang, mengapa kamu
masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan dosa-dosamu disucikan
bertepatan berseru kepada nama Sang pencipta!”

Saulus bangun lalu
dibaptis. Dan setelah dia bersantap, pulihlah kekuatannya.



Perjalanan Misi Paulus





Setelah perjumpaannya
dengan

Yesus


dan menjadi buta, Saulus sangat 3 hari di kota

Damaskus
,
di mana beliau disembuhkan dari kebutaan dan dibaptis maka dari itu

Ananias


di Damaskus (tahun 34 M) Saulus dahulu sejumlah musim sekalian dengan
murid-murid di Damsyik.Di kemudian hari n domestik

suratnya
kepada jemaat di Galatia

, Saulus, nan sudah menengok nama
menjadi Paulus, mengatakan bahwa beliau kemudian purwa-tama memencilkan ke tanah

Arab
,
dan kemudian kembali ke

Damaskus
.
Ketika itu juga engkau memberitakan Yesus di flat-rumah berhala, dan mengatakan
bahwa Yesus merupakan Anak Allah. Semua turunan yang mendengar situasi itu heran dan
berkata: “Bukankah dia ini nan di Yerusalem mau membinasakan barangsiapa
yang memanggil keunggulan Yesus ini? Dan bukankah ia datang ke sini dengan maksud
untuk menangkap dan mengirimkan mereka ke hadapan imam-pastor kepala?” Akan
tetapi Saulus semakin raksasa pengaruhnya dan dia memecahkan kepala individu-orang Yahudi
yang lampau di Damsyik, karena ia membuktikan, bahwa Yesus adalah Mesias.
Beberapa musim kemudian orang Yahudi merundingkan satu rencana bikin membunuh
Saulus. Semata-mata maksud kejam itu diketahui oleh Saulus. Siang lilin lebah basyar-orang
Ibrani mengawal semua pintu gerbang ii kabupaten, supaya bisa menjagal dia. Sungguhpun
demikian pada suatu malam murid-muridnya mengambilnya dan menurunkannya semenjak
atas tembok daerah tingkat n domestik sebuah keranjang. Setibanya di Yerusalem Saulus menyedang
menggabungkan diri kepada pesuluh-siswa, doang semuanya takut kepadanya, karena
mereka tidak dapat percaya, bahwa ia juga koteng murid. Hanya

Barnabas


menerima dia dan membawanya kepada nabi-utusan tuhan dan menceriterakan kepada
mereka, bagaimana Saulus melihat Yang mahakuasa di tengah jalan dan bahwa Tuhan
berbicara dengan dia dan bagaimana keberaniannya mengajar di Damsyik dalam nama
Yesus. Dan Saulus konstan bersama-sebagai halnya mereka di Yerusalem, dan dengan
keberanian mengajar n domestik jenama Allah. Ia lagi berbicara dan bersoal jawab
dengan orang-insan Yahudi nan berbahasa Yunani, doang mereka itu berusaha
membunuh dia. Akan namun sehabis hal itu diketahui oleh saudara-saudara anggota
jemaat, mereka mengirimkan anda ke Kaisarea dan dari telaga membantu sira ke Tarsus.
Beliau mengklarifikasi privat

Surat
Galatia


bagaimana 3 tahun setelah pertobatannya, ia pergi
ke Yerusalem (musim 37 M). Di sana ia bertemu

Yakobus


dan tinggal bersama

Simon Petrus

selama 15 periode (

Galatia

1
:
13-24
).

Bukan ada catatan
tertulis eksplisit bahwa Paulus telah mengenal Yesus secara pribadi sebelum

penyaliban-Nya
,
tetapi dipastikan bahwa ia mengetahui pelayanan Yesus dan juga

pengadilan
Yesus


di aribaan

Pendeta
Besar Yahudi

. Paulus menegaskan bahwa ia menerima
Injil tak pecah orang lain, melainkan maka dari itu wahyu

Yesus



Kristus


(

Galatia

1
:
11-12
).

Dalam

suratnya
kepada jemaat di Galatia


itu Paulus mengisahkan bagaimana
dia dibantu melarikan diri dari kota

Damaskus


sreg zaman pemerintahaan paduka tuan

Aretas


dari Nabataea. Yang dipertuan Aretas (Harithat IV) yang wafat pada masa 40 (tatap

2
Korintus 11:32-33

) memerintah berasal tahun 9 sebatas 40 M.
Sejarawan Flavius Yosefus mencatat detail
perselisihan antara raja Aretas dengan raja

Herodes
Antipas


mengenai perbatasan.Yosefus menuliskan Aretas
seumpama “raja Arabia Petrea” (Josephus Antiquities 18.5, Whiston
1957:539). Kaisar Romawi

Tiberius


berpihak kepada Herodes Antipas dan memerintahkan Vitellius, prokonsul di
Suriah, “bikin bergumul menimpali Aretas.” Dalam perjalanan Vitellius
menerima komunikasi yang melansir kematian Tiberius, maka ia menghela pun
tentaranya. Tiberius wafat puas tanggal 16 Maret 37 dan lega momen itu Damaskus
berkecukupan di bawah kekuasaan Kekaisaran Romawi dan dipimpin oleh Vitellius. Raja
Aretas wafat pada tahun 40 sehingga lolosnya Paulus dari Damaskus terjadi
antara waktu 37 dan 40. Belum jelas kapan Aretas menerima kuasa atas Damaskus
dari Kaisar

Caligula


dalam penyelesaian kasus di Suriah. Pemerintahan Areta di Damaskus dapat
berawal berpangkal perian 37 berdasarkan penemuan arkeologi riil mata uang jasa logam.
Dosker menggambar: “Waktu Tiberias wafat puas tahun 37, dan mengingat urusan
Arabia sudah tuntas pada tahun 39, jelas bahwa pertobatan Paulus terjadi antara
masa 34 dan 36. Tanggal ini kemudian menjadi pasti membujur sebuah koin dari
Damaskus, dengan gambar raja Aretas dan hari “101”. Seandainya perian itu
mengacu plong era Pompian, berarti seperti mana tahun 37 M, sehingga pertobatan
Paulus terjadi pada tahun 34 (Horizon. E. Mionnet, Description des medailles antiques
greques et romaines, V [1811], 284f.).”

N domestik

Surat
Galatia

, Paulus juga menceritakan bahwa 14 tahun selepas
pertobatannya (tahun 48 M) ia timbrung kembali ke Yerusalem (

Galatia 2:1-10
).
Tidak diketahui sepenuhnya apa yang terjadi selama 14 tahun ini, karena

Kisah
Para Utusan tuhan


maupun Surat Galatia tidak memberikan detail jelas.
Pada penutup masa ini,

Barnabas


menyingkir untuk berburu Paulus di Tarsus dan mengapalkan dia kembali ke Antiokhia (

Kis 11:25
).

Ketika bencana
kelaparan terjadi di

Yudea
,
diduga seputar perian

45

46


ataupun

48


M, Paulus dan Barnabas berangkat ke Yerusalem untuk menyerahkan dukungan
keuangan dari komunitas Antiokhia. Menurut Kisah Para Nabi, Antiokhia menjadi
pusat alternatif bagi penyebaran orang Kristen sehabis kematian

Stefanus
.
Di Antiokhialah para pengikut Yesus pertama kali disebut “

Serani

(

Kis 11:26
).



Perjalanan Misi Mula-mula





Penulis Cerita
Para Utusan tuhan


menyusun pengembaraan Paulus menjadi tiga perjalanan
terpisah. Perjalanan pertama, (Kis. 13-14) awalnya dipimpin oleh Barnabas, yang
mencuil Paulus mulai sejak

Antiokhia

menuju

Siprus


kemudian

Asia Boncel

(

Anatolia
)
selatan, dan kembali ke

Antiokhia
. Di Siprus, nama
Yunani “Paulus” menginjak dipakai menggantikan merek Yahudi
“Saulus”. Di sini beliau memarahi dan membutakan alat penglihatan

Elimas


si penyihir (

Kis
13:8-12

) yang berusaha menghalang-halanginya menyampaikan
tanzil-wahyu mereka. Dari titik ini, Paulus digambarkan umpama penasihat
kelompok.Antiokhia dilayani seumpama pusat kekristenan penting bersumber penginjilan
Paulus.



Konsili Yerusalem





Kebanyakan ilmuwan
sekata bahwa pertemuan berfaedah antara Paulus dan jemaat di Yerusalem terjadi di
antara musim

48

50
,
yang dijelaskan dalam Kis. 15:2 dan umumnya dilihat ibarat hal yang
sebagaimana yang disebutkan oleh Paulus dalam Galatia 2:1. Pertanyaan kunci
yang diajukan adalah apakah non-Yahudi yang bertobat teristiadat disunat.
Lega pertemuan ini, Petrus,

Yakobus
(saudara Yesus Kristus)

, dan

Yohanes


menyetujui misi Paulus untuk nasion-nasion tidak.



Insiden Di Antiokhia





Meskipun perjanjian
dicapai pada

Konsili Yerusalem


sebagai halnya yang dipahami maka dari itu Paulus, Paulus menceritakan bagaimana kamu
kemudian di depan umum memperhatikan Petrus, atas kesungkanan Petrus lakukan makan
bersama dengan orang Kristen non-Yahudi di Antiokhia, setelah menyepakati
kunjungan sosok-khalayak Yahudi Kristen (karena secara tradisi, turunan-orang Yahudi
dilarang bersantap bersama orang-orang enggak Yahudi).

Di dalam Sertifikat Galatia,
yang yakni sumber utama berbunga insiden di

Antiokhia


ini, Paulus mencatat perkataannya kepada Petrus: “Jika engkau, seorang
Yahudi, hidup secara kafir dan lain secara Yahudi, bagaimanakah engkau boleh
menguati saudara-saudara yang bukan bersunat untuk hidup secara Yahudi?” (

Galatia

2
:
11-14
).
Paulus juga menyebutkan bahwa apalagi

Barnabas


(rekan seperjalanannya hingga detik itu) turut-ikutan bersikap sebagai halnya Petrus.

Hasil penghabisan berpokok
insiden tersebut masih belum jelas. The Catholic Encyclopedia
menyatakan: “catatan Paulus atas insiden itu tidak meninggalkan kewaswasan
bahwa Petrus melihat kebenaran semenjak teguran itu.” Pasca- kejadian itu
Paulus kemudian berangkat memulai misi berikutnya dari Antiokhia.



Perjalanan Misi Kedua





Dalam pelawatan misi
kedua, selepas pertengkaran dengan Barnabas karena persoalan

Yohanes
Markus

, Paulus ditemani maka itu

Silas
.
Mereka mulai dari Antiokhia, mendekati

Siria


dan

Kilikia
,
dan tiba di selatan

Galatia
.
Di

Listra
,

Timotius


bergabung dengan mereka. Mereka menyeberangi provinsi

Frigia


dan marginal

Misia
.
Lalu mereka bergabung dengan

Lukas


di

Troas
.
Dia memutuskan bakal meninggalkan ke Eropa, dan di

Makedonia


ia mendirikan komunitas Kristen pertama Eropa: Jemaat

Filipi
.
Sekali lagi di

Tesalonika
,

Berea
,

Atena


dan

Korintus
.
Kamu lewat selama 1,5 perian di Korintus, di rumah sepasang suami-isteri,

Akwila


dan

Priskila


(

Kisah Para Rasul

18
:
11
).
Waktu tinggalnya ini bersamaan dengan waktu

Galio


menjabat ringkas sebagai gubernur (prokonsul) di

Akhaya


dari 1 Juli 51 sampai 1 Juli 52. Puas perian hambar tahun

51
,
engkau menulis

tindasan
permulaan kepada Jemaat Tesalonika

, salinan tertua terbit

Perjanjian
Baru

.
Masa berikutnya sira kembali ke

Antiokhia
.



Perjalanan Misi Ketiga





Sehabis dahulu di
Antiokhia sejumlah saat, Paulus pergi ke Galatia dan Frigia buat mendukung
dom-gereja nan telah sira dirikan pada perjalanan sebelumnya (

Kisah
Para Nabi


18
:
23
).
Kemudian ia berkeliling pada kawasan barat

Bitinia


dan tiba di

Efesus


dengan pertualangan darat. Di Efesus dia batik

arsip
pertamanya kepada orang-orang Korintus


pada tahun

54


dan

tembusan
kedua


pada penutup

57
.

Setelah tiga tahun di
Efesus, Paulus kemudian mengunjungi

Asia
Katai


dan

Yunani
.
Kemudian memelopori Lukas, ia berlayar ke

Troas
,
disertai beberapa pesuluh-muridnya (

Kisahan
Para Rasul


20
:
4
),
disebabkan karena gambar genosida terhadap dirinya maka dari itu orang-orang Ibrani.
Dan kesannya ia kembali ke

Yerusalem


dan bercocok Yakobus di sana.



Penangkapan





Paulus tiba di
Yerusalem tahun

57


membawa uang sumbangan yang dikumpulkan untuk jemaat di sana dari kota-kota
yang dikunjunginya. Ia disambung hangat, doang juga ditanya dengan teliti oleh

Yakobus


tentang tuduhan bahwa ia “mengajar semua makhluk Yahudi yang tinggal di
antara nasion-bangsa lain untuk melepaskan hukum Musa, sebab engkau mengatakan,
cak agar mereka jangan membawa ke air anak-anaknya dan jangan hidup menurut adat
istiadat” Yahudi.

Paulus dinasihatkan lakukan melakukan upacara pentahiran, supaya “semua orang
akan luang, bahwa barang apa pesiaran yang mereka dengar mengenai engkau sama sekali
tidak benar, melainkan bahwa engkau tetap memelihara hukum Taurat.”

Tidak berapa lama
sesudah sebatas di Yerusalem, Paulus ditangkap dengan tuduhan membawa
cucu adam-khalayak lain Yahudi ke dalam Bait Allah. Paulus dibawa ke markas tentara
Romawi dan dihadapkan kepada gubernur Romawi

Antonius
Feliks


di Kaisarea. Kamu ditahan selama 2 waktu, setakat
gubernur yang baru,

Perkius Festus
,
membuka kembali kasusnya pada tahun

59
.
Karena enggak mau diadili di Yerusalem, Paulus menyatakan banding kepada Raja,
sehingga kemudian kamu dikirim ke Roma dengan naik kapal.



Pengelanaan Ke Roma





Narasi
Para Rasul


mencatat pelawatan Paulus ke Roma, termasuk kisahan
terdamparnya kapal nan mengangkut Paulus di pulau

Malta
,
dimana ia bertemu dengan

Publius


dan penduduk pulau itu yang menyambut mereka dengan ramah. Setelah 3 rembulan di
sana, Paulus berangkat pun dan tiba di Roma tahun

60
.
Beliau tinggal sepanjang 2 hari dalam tahanan rumah.(

Kis 28:16
)
Seluruhnya, Paulus menghabiskan 5,5 sampai 6 waktu berasal masa pelayanannya
sebagai orang pesakitan di dalam sel.

Irenaeus
,
bapa basilika sreg

abad ke-2
, mencatat bahwa

Petrus


dan Paulus adalah gembong-pelaku utama gereja di Roma dan mereka sudah menunjuk

Linus


sebagai uskup gereja Roma, meneruskan tugas mereka. Paulus bukan paderi gereja
di Roma, nampaknya juga bukan perintisnya, karena sudah cak semau individu-orang Kristen
di Roma momen Paulus tiba (

Kis 28:14-15
)
dan Paulus juga menulis surat kepada jemaat di Roma sebelum ia sempat
mengunjungi Roma (

Roma 1:1,7,11-13
;

Roma
15:23-29

). Namun, Paulus dapat berperan terdahulu dalam
mengorganisir dan membesarkan gereja mula-mula di Roma.



Kewarganegaraan Roma





Paulus secara seremonial
memiliki kebangsaan

Romawi


berpokok sejak lahir (

Kisah
Para Nabi 22:28

). Kemungkinan besar kebangsaan ini
diberikan kepada keluarganya karena pengabdian manusia tua atau leluhurnya kepada
pemerintah Romawi.

Sumber mengenai
nasional Paulus dicatat dalam beberapa bagian plong

Kisahan
Para Rasul

:

Kisah
Para Rasul 16:37-39

: Belaka Paulus merenjeng lidah kepada
insan-orang itu: “Tanpa diadili mereka telah mendera kami,
warganegara-warganegara Roma, di roman awam, lalu melemparkan kami ke n domestik kerangkeng.
Saat ini mereka mau mengeluarkan kami dengan bungkam-bungkam? Tidak siapa demikian!
Biarlah mereka datang sendiri dan mengapalkan kami ke asing.” Pejabat-pejabat
itu memunculkan perkataan itu kepada pembesar-pembesar kota. Ketika mereka
mendengar, bahwa Paulus dan Silas adalah manusia Rum, maka takutlah mereka.
Mereka cak bertengger minta maaf lalu membawa kedua rasul itu ke asing dan memohon,
supaya mereka pergi kota itu.

Cerita
Para Rasul 22:25-29

: Tetapi ketika Paulus ditelentangkan
lakukan disesah, berkatalah beliau kepada perwira yang bertugas: “Bolehkah kamu
menyesah koteng warganegara Rum, lebih lagi tanpa diadili?” Mendengar
perkataan itu perwira itu melaporkannya kepada kepala pasukan, katanya: “Apakah
nan hendak beliau perbuat? Manusia itu warganegara Rum.” Maka datanglah
penasihat barisan itu kepada Paulus dan berkata: “Katakanlah, benarkah engkau
warganegara Rum?” Jawab Paulus: “Bersusila.” Suntuk lema
pasukan itu: “Kewarganegaraan itu kubeli dengan harga yang mahal.”
Jawab Paulus: “Tetapi aku mempunyai milik itu karena kelahiranku.” Maka
mereka yang harus menyesah beliau, segera mundur; dan kepala angkatan itu juga
remang, setelah ia luang, bahwa Paulus, yang dia suruh ikat itu, adalah cucu adam Rum.

Kisahan
Para Rasul 23:23-27

: Kemudian superior angkatan menjuluki dua
perwira dan mengomong: “Siapkan 200 orang tamtama kerjakan tiba ke

Kaisarea


beserta 70 anak adam berkuda dan 200 anak adam bersenjata pendahan, kira-asa pada jam 9
lilin batik ini. Sediakan sekali lagi beberapa keledai tunggang untuk Paulus dan bawalah kamu
dengan selamat kepada wali distrik

Feliks
.”
Dan dia batik surat, nan isinya laksana berikut: “Salam dari

Klaudius
Lisias


kepada wali negeri Feliks nan mulia. Manusia ini
ditangkap oleh hamba allah-orang Yahudi dan detik mereka hendak membunuhnya, aku
datang dengan pasukan mencegahnya dan melepaskannya, karena aku dengar, bahwa
sira yaitu warganegara Roma.

Kisah
Para Rasul


juga mengingat-ingat bahwa ketika Paulus diadili oleh

Perkius
Festus

, ia memaksudkan naik banding kepada Kaisar (
Kisah Para Nabi
25-26

). Cuma nan berkewarganegaraan Romalah yang bisa
panjat banding berbarengan kepada Paduka. Karena memanjatkan perkara itu, ia dikirim ke

Roma
.



Inskripsi-Surat Paulus





Akta-surat Paulus
ialah alat komunikasi antara dirinya dengan kekerabatan-komunitas Serani
perdana, tetapi pula penting karena berisi jabaran teologisnya. Cak semau 13 sahifah
dalam

Perjanjian Baru


yang menunjukkan Paulus sebagai penulisnya. Namun, sekarang sejumlah para juru
Perjanjian Yunior berdebat menentukan mana piagam nan ditulis seorang oleh Paulus
(surat-surat Pauline) dan mana arsip nan mengatasnamakan dirinya
bagaikan panitera (surat-surat Deutero-Pauline). Konsensus yang sementara
ini diterima di kalangan para ahli Perjanjian Baru mengenai surat-surat Paulus
yaitu misal berikut:


Surat-surat
Pauline



Sertifikat 1 Tesalonika

Surat
1 Korintus

Pertinggal
2 Korintus

Pertinggal
Galatia

Pertinggal
Roma

Surat Filipi

Surat
Filemon


Tembusan-kopi
Deutero Pauline



Surat
Kolose

Surat
Efesus

Surat 2 Tesalonika

Surat
1 Timotius

Manuskrip
2 Timotius

Surat
Titus

Pengajaran Paulus yang
aktual privat surat-suratnya mendapat syahadat positif bermula

Petrus


yang menggolongkannya ke dalam tulisan-tulisan

Kitab
Zakiah

,
seperti tersurat dalam

Surat
2 Petrus



pasal
3

:

“Anggaplah
kesabaran Halikuljabbar kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti
juga Paulus, tali pusar kita yang buah hati, telah menulis kepadamu menurut hikmat
yang dikaruniakan kepadanya. Hal itu dibuatnya intern semua suratnya, apabila ia
merenjeng lidah tentang perkara-perkara ini. Internal kopi-suratnya itu ada kejadian-peristiwa
yang jarang difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan nan bukan
teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka koteng, sederajat
seperti nan pula mereka untuk dengan tulisan-tulisan yang bukan.”



Mortalitas



Bibel


tidak mengatakan bagaimana dan kapan Paulus meninggal. Namun menurut leluri

Kristen
,
Paulus dipenggal di Roma puas masa rezim

Nero


plong sekitar pertengahan 60-an di Tre Fontane Abbey. Kewarganegaraan
Romawi yang dimilikinya mengijinkan Paulus menjalani aniaya mati yang makin
cepat yaitu dengan pemenggalan.



Makam



Pada bulan

Juni



2009
,

Paus Benediktus


mengumumkan hasil penggalian makam Paulus di

Basilika Santo Paulus
di Luar Tembok

.

Sarkofagus


itu seorang tidak terbuka, semata-mata diuji dengan upaya penyelidikan. Dan itu
menunjukkan potongan-racikan kemenyan, kain ungu dan kain biru serta fragmen
benak kecil. Tulang itu bertanggal

radiokarbon


abad ke-1 hingga ke-2. Menurut Vatikan, ini gelagatnya mengkonfirmasi tradisi
kuba hak Paulus.


Kebohongan Paulus Tarsus



“Maka kerugian
yang besarlah bagi bani adam-anak adam (Yahudi & Serani) nan menulis Alkitab
dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: ‘Ini dari Allah’, kerjakan
memperoleh keuntungan yang kurang dengan ulah itu. Maka kegeruhan
besarlah bagi mereka, akibat berbunga apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri,
dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka
kerjakan.” (QS. 2:79)

Paulus, seorang semenjak
Tarsus (di Turki), tungkai tangan kolonialis Romawi dan Yunani atas bangsa
Palestina, ialah Pembohong nomor wahid n domestik ajaran Yesus, yang mutakadim
mengibuli sebagian umat manusia. Ajarannya, kemudian dikenal dengan sebutan
“Kristen”. Ramalan Serani dan Basilika, kadang-kadang bukan dan lain
pernah diajarkan oleh Yesus! Seluruh surat2 Paulus yang berjumlah 14 kitab,
nan tergabung dalam Perjanjian Baru, adalah BOHONG Ki akbar! Agama Kristen,
kelahirannya dibidani oleh Paulus dalam GALATIA:

2:16 Beliau tahu, bahwa
bukan seorangpun nan dibenarkan maka itu karena berbuat syariat Taurat, sahaja
namun maka itu karena iman kerumahtanggaan Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya
kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman internal Kristus dan
bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tak terserah seorangpun
yang dibenarkan” oleh karena mengamalkan hukum Taurat.

Paulus, sama sekali
lain dan bukan afiliasi menjadi pelajar Yesus! Lebih-lebih, Paulus pun tak gabungan
bertemu dengan Yesus! Paulus yakni seorang penyesat ajaran Yesus demi
kepentingan penjajah Romawi dan Yunani yang menguasai Palestina. Ia bukanlah
basyar dimana Yesus mengemban misinya. Namun demikian, sehabis terangkatnya
Yesus ke langit, ia mengaku2 sudah bertobat dan mengaku2 sebagai rasul.
Padahal, Yesus bukan pergaulan menyebut, menunjuk, mengenal, mengangkat, dan
mematamatai manusia nan bernama Paulus berpokok Tarsus! Lebih lagi, ciri2nya lagi Yesus
bukan afiliasi menyebutkannya! Kecuali namanya dipromosikan melampaui kitab
propaganda coretan pengarang “Lukas” yang diberi nama “Kisah
Para Nabi” (stempel versi Alkitab Indonesia).

Seluruh ajaran Paulus
bertentangan dengan misi dan tugas kerasulan Yesus yang terbatas hanya untuk
umat Israel. Takdirnya kita selidik seluruh ajaran Paulus ini, rasanya terlalu
membuang2 perian, karena akan meratah tulisan nan dulu melelahkan untuk
dibaca.

Di sini, kami tetapi
menyuguhkan bilang ajaran Paulus tetapi nan kami rasa sepan mengoper atas
semua kebohongan ilham Paulus Tarsus. Berikut ini kami suguhkan kebohongan
fundamental ajaran Paulus terhadap tajali Yesus n domestik GALATIA:

1:10. Bintang sartan bagaimana
masa ini: adakah kucari kebahagiaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba
berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih kepingin mencoba berkenan kepada
manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

1:11 Sebab aku
menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Alkitab yang kuberitakan itu
bukanlah injil anak adam.

1:12 Karena aku lain
menerimanya bermula khalayak, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku,
saja aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus.

1:13 Sebab kamu sudah
mendengar tentang hidupku lalu intern agama Yahudi: tanpa takat aku menganiaya
jemaat Halikuljabbar dan berusaha membinasakannya.

1:14 Dan di dalam agama
Yahudi aku jauh lebih maju terbit banyak n antipoda nan seangkatan dengan aku di antara
bangsaku, seumpama orang yang sangat rajin memelihara adat istiadat nenek moyangku.

1:15 Sekadar waktu Ia,
yang sudah memilih aku sejak kandungan ibuku dan menyebut aku maka dari itu karunia
hadiah-Nya,

1:16 berkenan
menyatakan Anak-Nya di internal aku, supaya aku mengabarkan Dia di antara
bangsa-nasion bukan Yahudi, maka sesaatpun aku lain minta pertimbangan kepada
manusia;

1:17 juga aku tidak
pergi ke Yerusalem mendapatkan mereka yang telah menjadi rasul sebelum aku,
tetapi aku start ke tanah Arab dan dari situ kembali pun ke Damsyik.

1:18 Dahulu, tiga hari
kemudian, aku menjauhi ke Yerusalem untuk mengunjungi Kefas, dan aku menumpang
panca belas hari di rumahnya.

1:19 Cuma aku tidak
melihat seorangpun berpunca rasul-rasul yang lain, kecuali Yakobus, uri Tuhan
Yesus.

1:20 Di hadapan Allah
kutegaskan: apa yang kutuliskan kepadamu ini ter-hormat, aku tidak berdusta.

1:21 Kemudian aku menyingkir ke daerah-negeri Siria dan Kilikia.

1:22 Tetapi rupaku
tetap lain dikenal oleh jemaat-jemaat Kristus di Yudea.
1:23 Mereka saja mendengar, bahwa ia yang terlampau menganiaya mereka, sekarang
mempublikasikan iman, yang perikatan hendak dibinasakannya.

1:24 Dan mereka
memuliakan Allah karena aku.

Dari tulisan tangan
Paulus di atas, terdapat tiga fakta fundamental kebohongan Paulus: 1. Paulus bersedia dan menerima mengakuri Injil bukan dari manusia, tetapi dari Yesus (ayat
12). Injil yang bagaimanakah yang diterima Paulus dari Yesus ini? Mengapakah
Paulus lain menunjukkannya kepada umat manusia? Jika alkitab yang dimaksud
yaitu keempat injil kanonik, bukankah keempat injil kanonik ini ditulis oleh
masing2 pengarangnya jauh setelah terangkatnya Yesus ke langit? Pernyataan
Paulus ini tak tidak hanyalah isapan ibu jari semata, tanpa bukti, dan mengada2! 2. Paulus mengaku2 menerima wangsit dari Yesus buat mengabarkan ajarannya
kepada bangsa2 non Yahudi (ayat 16). Sebagaimana tercatat dalam injil2 kanonik,
Yesus diutus Allah hanya bikin umat sesat Israel. Jadi, bagaimana kali
Paulus memufakati wahyu dari Yesus, provisional Yesus seorang semata-mata seorang rasul
utusan Allah? Pernyataan ini sekali lagi tidak lain hanyalah isapan biang jari, minus
bukti, dan mengada2! Silahkan baca: Misi Kerasulan Yesus! 3. Makin jelas, Paulus sendiri mengakui kalau rupanya tidak dikenal oleh orang2
Masehi Yudea (ayat 22), yaitu sebuah wilayah di Palestina selatan nan dihuni
oleh orang2 Israel keturunan Yehuda, medan dimana Yesus mengemban misinya.
Bagaimana boleh jadi seorang rasul utusan Yesus tidak dikenal oleh umat Israel
dimana Yesus dibesarkan dan mengajarkan ajarannya? Lebih jauh, kecuali hanya
sedikit, umat Israel tidak pernah mengakui Yesus misal utusan tuhan alias pun Sang pencipta!
Apalagi, saking jengkelnya mereka, Yesus kembali diburunya dan “dibantai”
di tiang salib! Berusul sini, kita bisa melihat bahwa umat Israel tak mungkin
menerima Paulus, oleh karena engkau bukan dari golongan umat Israel, melainkan
seseorang dari bangsa enggak. Pernyataan Paulus ini membuktikan bahwa kamu sama
sekali bukan dan tidak pernah lebih lagi tak mungkin menjadi pelajar Yesus! Lebih
jauh lagi, sebenarnya Paulus telah mengada2kan koteng kesaksiannya yang
seolah2 orang2 Yudea tersebut beragama Masehi, padahal orang2 Yudea adalah
orang2 Israel nan beragama Ibrani nan lantang menolak Yesus! Kalau begitu,
siapakah yang mengajarkan Kristen kepada orang2 Yudea? Bukankah Paulus sendiri
ditolak? Benar2 isapan jempol! Terlalu jelas, bagaimana Paulus mengada2kan koteng ajarannya dengan mengaku2
menjadi rasul yang diutus oleh Yesus. Sebagaimana telah disebutkan di atas,
bahwa seluruh visiun Paulus ini antagonistis dengan tugas kerasulan Yesus,
yakni menegakkan syariat Taurat dengan menggenapinya dengan Kitab Suci Injil. Berikut
pernyataan Yesus menurut MATIUS: 5:17. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku menclok kerjakan menyangkal hukum
Taurat maupun kitab para nabi. Aku cak bertengger bukan kerjakan meniadakannya, melainkan
untuk menggenapinya. 5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan
bumi ini, satu iota atau satu titikpun enggak akan ditiadakan pecah syariat Taurat,
sebelum semuanya terjadi.

5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tak lebih benar mulai sejak
pada hidup keagamaan ahli-pandai Taurat dan orang-sosok Farisi, sepatutnya ada kamu
tidak akan ikut ke dalam Kekaisaran Sorga.

Menurut ayat2 di atas,
Yesus datang bukan bagi mendinginkan hukum Taurat dan kitab para nabi, namun
doang untuk menggenapinya (melengkapinya). Tambahan pula, Yesus mengancam kepada umat
Israel, jika nyawa agama mereka enggak lebih baik dari ahli2 Taurat dan
orang2 Farisi, mereka tidak akan ikut kekaisaran taman firdaus. Perlu dijelaskan, bahwa
ahli2 Taurat dan orang2 Farisi adalah kelompok masyarakat Israel yang rajin
menentang dan mencari2 kesalahan Yesus, karena mereka menolak kerasulan Yesus.

Untuk mempersingkat,
berikut ini kami suguhkan beberapa dusta petunjuk Paulus yang nyata-berwujud
antagonistis dengan tugas kerasulan Yesus:


1.



Dusta PAULUS 1: Yesus adalah Halikuljabbar.

1 KORINTUS 8:6 hanya bagi kita belaka ada suatu Halikuljabbar hanya, ialah Bapa, yang dari
puas-Nya bersumber segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan
belaka, adalah Yesus Kristus, yang maka dari itu-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan
yang karena Dia kita nasib.

Menurut ayat karangan Paulus di atas, Yesus yakni Almalik. Sementara itu, Yesus ekuivalen
sekali bukan dan tak kontak menyatakan dirinya sebagai Tuhan! Kata2 Yesus
dalam injil2 kanonik justru menunjukkan bahwa ia hanyalah koteng utusan Tuhan
kepada umat Israel. Silahkan baca: Persabungan Rabani Yesus 1.

ULANGAN
4:35 Engkau diberi melihatnya untuk mencerna, bahwa Tuhanlah Allah, tidak suka-suka
yang lain kecuali Dia.

MATIUS
15:24 Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba nan hilang dari
umat Israel.”



MARKUS 12:29 Jawab Yesus: “Syariat yang terutama merupakan: Dengarlah, hai manusia
Israel, Allah Allah kita, Tuhan itu esa.



12:30 Kasihilah Almalik, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu
dan dengan segenap akal bulus budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

YOHANES 17:3 Inilah roh yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau,
amung Allah yang ter-hormat, dan mengenal Yesus Kristus nan mutakadim Engkau
utus.

2.
KEBOHONGAN PAULUS 2: Sunat enggak penting.

GALATIA 5:6 Sebab untuk anak adam-individu nan ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat
atau tidak bersunat tidak n kepunyaan sesuatu kemustajaban, saja iman nan berkreasi oleh
hadiah.

1 KORINTUS 7:19 Sebab bersunat atau bukan bersunat tidak berguna. Yang utama
yakni mentaati hukum-hukum Tuhan.



Menurut wahyu Paulus di atas, potong kulup itu tidak terdahulu dan tidak punya arti,
yang signifikan adalah iman dan mentaati hukum2 Halikuljabbar. Hukum2 Allah yang
bagaimanakah nan dimaksud Paulus ini?



Menurut Kitab Kejadian berikut ini, sunat ialah salah suatu hukum Tuhan nan
paling penting bagi umat Israel, dan WAJIB dilaksanakan oleh umat Israel
terhadap seluruh orang laki2. Kalau menolak, maka individu itu harus dibunuh!
Malar-malar, Yesus pula disunat (LUKAS 2:21).



KEJADIAN 17:14 Dan anak adam nan tidak disunat, merupakan pria yang tidak dikerat
indra peraba khatannya, maka makhluk itu harus dilenyapkan dari antara khalayak-orang
sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”

3.
KEBOHONGAN PAULUS 3: Salib menebus dosa.



GALATIA 3:13 Kristus telah memampas kita dari laknat hukum Taurat dengan jalan
menjadi sumpah karena kita, sebab cak semau tertulis: “Terkutuklah orang yang
digantung plong kusen salib!”



Menurut wahi Paulus di atas, bahwa Yesus disalib adalah kerjakan menebus dosa2
manusia. Wangsit yang dahulu sesat dan tidak berdasar! Nubuat Paulus ini antagonistis
dengan ajaran Taurat dan Yesus berikut ini:

YEHEZKIEL
18:20 Khalayak yang berbuat dosa, itu nan harus lengang. Anak tidak akan turut
bersedia dan menerima kesalahan ayahnya dan ayah tak akan ikut menanggung kesalahan
anaknya. Turunan benar akan memufakati berkat kebenarannya, dan kefasikan sosok
fasik akan tertanggung atasnya.

MARKUS 10:14 Momen Yesus melihat hal itu, Ia
berang dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku,
jangan menghalang-halangi mereka, sebab insan-anak adam yang sebagaimana itulah yang
tuan Kerajaan Halikuljabbar. (lihat juga MATIUS 19:14).

Menurut Yehezkiel, setiap bani adam akan menyanggupi akibat perbuatannya masing2.
Bahkan menurut Yesus sendiri, anak2 yaitu empunya kerajaan surga, yang berarti
keadaan mereka ialah bersih sonder dosa. Bagaimana mungkin anak2 yang suci tanpa
dosa harus ditebus dosanya? Ini adalah tanzil Paulus nan paling kecil ngawur!

4.
KEBOHONGAN PAULUS 4: Segala sesuatu legal.

1 KORINTUS 6:12 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi tak semuanya signifikan.
Segala sesuatu halal bagiku, sekadar aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh
suatu apa pun.

Pernyataan Paulus di ataslah yang menjadi dasar model arwah freesex dan mabuk2an
di negara2 Barat. Padahal, Tuhan mengharamkan zinah dan memerintahkan agar para
pelakunya dilempari alai-belai sampai mati (IMAMAT 20:1-27 dan ULANGAN 22:13-30);
Tuhan mengharamkan anggur dan ciu (IMAMAT 10:9); Allah mengharamkan
beberapa binatang termasuk babi (IMAMAT 11:1-47 dan ULANGAN 14:3-21); Tuhan
mengharamkan darah (IMAMAT 17:12); Beberapa hal termasuk jauhar merupakan najis
(IMAMAT 15:1-34); Laki2 nan keluar sperma atau racik dengan ayutayutan, keduanya
harus bersiram wajib (IMAMAT 15:16-18); Halikuljabbar mengharamkan riba (ULANGAN
23:19-20); Yesus memerintahkan potong tangan/kaki buat penyamun (MATIUS 5:30;
18:8 dan MARKUS 9:43,45); Yesus memerintahkan cungkil mata untuk laki2 yang yang
mengingini perempuan bukan istrinya (MATIUS 5:29; 18:9 dan MARKUS 9:47); Yesus
mensyariatkan rajam kerjakan pegiat zinah (YOHANES 8:7); dan enggak-lain.

1KOR 15:3 Sebab nan
sangat berfaedah telah kusampaikan kepadamu, yaitu segala apa nan mutakadim kuterima
seorang, merupakan bahwa Kristus mutakadim sepi karena dosa-dosa kita, sesuai dengan
Kitab Jati,

1KOR 15:4 bahwa Engkau
telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari nan ketiga,
sesuai dengan Kitab Ceria;

1KOR 15:5 bahwa Sira
telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.

1KOR 15:6 Setelah itu
Anda menampakkan diri kepada lebih bersumber lima dupa plasenta sekaligus; kebanyakan
mulai sejak mereka masih jiwa setakat sekarang, tetapi sejumlah di antaranya telah
meninggal.

1KOR 15:7 Selanjutnya
Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua utusan tuhan.

Paulus gak susunan menyaksikan yesus terbang, mulai sejak mana sira boleh hitung
akurat 500 orang? paulus bersabung yesus detik ini….


KIS 9:4 Dia kejut-kejut ke tanah dan kedengaranlah olehnya
satu suara yang berfirman kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau
menganiaya Aku?” KIS 9:5 Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?”
Pembukaan-Nya: “Akulah Yesus nan kauaniaya itu.




Entah boleh jadi yg bohong,
LAI atau Paulus sendiri tapi internal douay-reihms


KIS 9:4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya
suatu kritik yang merenjeng lidah kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau
menganiaya Aku?”





KIS 9:5 Jawab Saulus: “
Siapakah Engkau
,

Tuhan
?” Kata-Nya: “Akulah
Yesus yang kauaniaya itu.


Di satu sisi dia gak
mengenal Yesus dilain sisi beliau sekalian manggil Tuhan? lihat
Siapakah
Ia

lalu dilain arah dia menyebut
Yang mahakuasa….bagaimana
dia sempat kalo yg nongol itu
Sang pencipta
bukan hantu penunggu? wong dia aja kagak
tau yesus begimana dia aja nanya
Siapakah Engkau.

Perigi :

www.wikipedia.org
,

www.myquran.org


Page 2

Source: https://ujiansekolah.org/siapa-dan-bagaimana-kehidupan-rasul-paulus-dari-tarsus-sebelum-mengenal-tuhan-yesus/

Posted by: caribes.net