Sistem Pemerintahan Militerisme Pada Polis Sparta Diajarkan Oleh

Sparta adalah sebuah kota di Yunani selatan. Ii kabupaten ini mutakadim cak semau sejak Zaman Kuningan Penghabisan, dan muncul internal naskah Odisseya karya Homeros umpama imperium yang dipimpin makanya sri ratu Menelaos dan ratu Helene. Sejauh Zaman Kegelapan, Sparta mengalami degradasi seperti mana kota-ii kabupaten Yunani lainnya. Pada masa Arkaik awal, sekitar periode 900 SM, Sparta start berkembang kembali. Kendatipun lega waktu ini sebagian besar ii kabupaten Yunani lain lagi diperintah oleh paduka, Sparta kukuh mempertahankan jabatan syah, sampai-sampai Sparta dipimpin makanya dua cucu lelaki raja secara bersamaan.

Perubahan lautan terjadi dalam sejarah Sparta seputar musim 700 SM, momen Sparta menaklukan suku Messenia nan dahulu di intim mereka. Sparta memperbudak insan Messenia dan menjuluki mereka helot. Sejak ketika itu, sosok Messenia harus memasrahkan sebagian hasil penuaian mereka kepada Sparta. Orang Sparta memperlakukan helot dengan buruk, mereka seringkali memukul, menganiaya, dan menzabah para helot, bahkan seringkali sonder alasan nan jelas. Sementara itu, dengan tersedianya simpanan pangan semenjak pertanaman Messenia, para lelaki Sparta lain teristiadat sekali lagi bertani sehingga mereka dapat sepenuhnya berpusat untuk pelatihan tentangan.

Momen berumur tujuh tahun, momongan pria Sparta harus meninggalkan kondominium dan tinggal di asrama bersama anak asuh-momongan lainnya yang semumurannya. Di sana mereka berkelanjutan melatih kekuatan fisik dan kemampuan tempur bagi menjadi prajurit nan hebat. Mereka berlatih cara menggunakan tembiang dan cenangkas. Untuk menciptakan menjadikan mereka menjadi tangguh, para penatar mereka tidak kekeluargaan memberikan makanan, pakaian, atau selimut nan patut. Bahkan setelah dewasa dan menikah, para suami-junjungan Sparta tunak harus makan bersama para prajurit lainnya, tidak bersama keluarga mreka.

Reca pualam hoplites mulai sejak Sparta

Para gadis Sparta suntuk di rumah bersama orang tua dan tak pergi ke mes. Meskipun begitu, mereka konstan harus melatih kurnia fisik mereka. Mereka kembali dilatih menunggang kuda, menenun, dan melembarkan.

Karena loyalitas militer nan ketat, pasukan Sparta menjadi pasukan nan disegani dan yaitu keseleo satu angkatan terhebat di Yunani kuno. Saja bagi menjaga perbudakan turunan Messenia, Sparta harus menurunkan legiun mereka lain jauh berpokok daerah kekuasaannya, karena orang Messenia seringkali memberontak dan berusaha menyingkirkan diri, terutama sekiranya barisan Sparta sedang bertugas di ajang yang jauh.

Detik Persia menuduh Yunani plong masa 490 SM, Sparta menolak menyerah atau bersekutu dengan Persia. Cuma mereka pun bukan ikut mengangkut pasukan ketika hamba halikuljabbar Athena menghadapi invasi Persia di Marathon, karena saat itu Sparta sedang menyelenggarakan festival keagamaan. Makanya karena itu, detik Persia juga mencela plong tahun 480 SM, Sparta kepingin menunjukkan bahwa mereka lebih hebat terbit orang Athena. Mereka utus bilang ratus angkatan untuk memeprtahankan jeruji Thermopylae. Menghadapi pasukan Persia yang berjumlah jauh makin banyak, pasukan Sparta berjuang bermati-mati selama bilang periode sebelum hasilnya dibantai maka berusul itu Persia. Sreg bentrokan lainnya menyamai Persia, yakni Bantahan Plataia, pasukan Sparta pula menunjukkan kemampuan dan kewiraan mereka.

Setelah Perang Yunani-Persia usai, barisan Persia kembali pulang biarpun armada Yunani lainnya mengamalkan serangan erot ke Persia. Pelecok satu penyebabnya adalah karena armada Sparta merasa lain lega dipimpin maka dari itu jenderal Athena. Alasan lainnya adalah bahwa laskar Sparta harus menjaga negara mereka supaya tak terancam oleh perlagaan helot.

Pada tahun 441 SM, Sparta merasa bahwa Athena telah terlalu mendominasi Yunani dan banyak berlaku semena-mena. Sparta terlampau mewujudkan persekutuan dengan negara-negara kota lainnya, salah suatu sekutu Sparta yang awet adalah Korinthos, dan sambil mereka menyerang Athena untuk mendobrak kontrol Athena. Konflik ini disebut Perang Peloponnesos, karena Sparta congah di distrik Yunani nan disebut Peloponnesos.

Reruntuhan teater di Sparta

Pada awalnya, Sparta terus tertekan makanya Athena dalam perang ini, namun kemudian Athena ditimpa hawar komplikasi sehingga Sparta akhirnya mulai memperoleh keunggulan. Sparta sampai-sampai mengalami bertambah banyak keberhasilan pasca- dinasehati maka berpangkal itu sendiri Athena bernama Alkibiades. Sira mensyurkan Sparta kerjakan membentuk angkatan laut. Lega akibatnya, Sparta memenangkan Perang Peloponnesos. Lega tahun 404 SM, pasukan Sparta memasuki Athena dan mengandaskan dinding pertahanan di sekitar daerah tingkat Athena.

Saja kejayaan Sparta tak berlantas terllau lama. Puas tahun 369 SM, tentara Thebes menyerbu Peloponnesos dan membantu mengkhususkan khalayak Messenia dari perhambaan Sparta. Cucu adam Messenia pula kembali memiliki negara sendiri. Ini mewujudkan para lelaki Sparta harus lagi bertani bakal memenuhi kebutuhan jenggala mereka. Akibatnya mereka tak kembali boleh berlatih bertempur proporsional dengan adv amat, sehingga laskar Sparta tak juga sehebat dan setangguh lalu. Sparta pada saat ini hanyalah daerah tingkat kecil dengan kekuasaan nan tak terlalu segara.

Pasca- itu Sparta enggak berpunya sekali lagi mempertahankan kemerdekaannya, mereka berderet-deret dikuasai maka dari itu Liga Akhaia, Republik Romawi, Kekaisaran Romawi, Kerajaan Bizanitum, dan hasilnya pada periode 1460 kota ini ditaklukan makanya Kesultanan Utsmaniyah.

Source: https://belajar.tugasoal.com/sistem-pemerintahan-militerisme-pada-polis-sparta-diajarkan-oleh/