Surah Al Anbiya Ayat 30

Garitan Arab Dokumen Al-Anbiya’ ayat 30-41 dan terjemahnya



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan cap Allah Nan Maha Pemurah, Maha Pengasih.


أَوَلَمْ يَرَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا أَنَّ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنٰهُمَاۗ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّۗ أَفَلَا يُؤْمِنُوْنَ ٣٠

Ayat 30. Dan apakah orang-bani adam kafir lain mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala apa sesuatu yang nasib berasal berbunga air; maka kok mereka tidak berketentuan?


وَجَعَلْنَا فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيْدَ بِهِمْۖ وَجَعَلْنَا فِيْهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَّعَلَّهُمْ يَهْتَدُوْنَ ٣١

Ayat 31. Dan Kami telah menjadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh agar ia (tidak) goyah bersama mereka, dan Kami jadikan (pula) di sana urut-urutan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.


وَجَعَلْنَا السَّمَاءَ سَقْفًا مَحْفُوْظًاۚ وَهُمْ عَنْ اٰيٰتِهَا مُعْرِضُوْنَ ٣٢

Ayat 32. Dan Kami menjadikan langit sebagai tarup yang terpelihara, namum mereka tetap berpalis dari tanda-nama (kebesaran Halikuljabbar) itu.-*


وَهُوَ الَّذِيْ خَلَقَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَۗ كُلٌّ فِيْ فَلَكٍ يَّسْبَحُوْنَ ٣٣

Ayat 33. Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, surya dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya.


وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّنْ قَبْلِكَ الْخُلْدَۗ أَفَإِنْ مِّتَّ فَهُمُ الْخٰلِدُوْنَ ٣٤

Ayat 34. Dan Kami bukan menjadikan semangat kuat bagi seorang manusia sebelum engkau (Muhammad), maka jika dia wafat, apakah mereka akan kekal?


كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِۗ وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةًۗ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ ٣٥

Ayat 35. Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan ki kesulitan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan namun kepada Kami.


وَإِذَا رَاٰكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا إِنْ يَّتَّخِذُوْنَكَ إِلَّا هُزُوًاۗ أَهٰذَا الَّذِيْ يَذْكُرُ اٰلِهَتَكُمْۚ وَهُمْ بِذِكْرِ الرَّحْمٰنِ هُمْ كٰفِرُوْنَ ٣٦

Ayat 36. Dan apabila manusia-orang ateis itu melihat dia (Muhammad), mereka doang memperlakukan engkau menjadi bahan ejekan. (Mereka mengatakan), “Apakah ini turunan yang kecam tuhan-tuhanmu?” Sementara itu mereka makhluk yang ingkar menghafal Yang mahakuasa Nan Maha Pengasih.


خُلِقَ الْإِنْسَانُ مِنْ عَجَلٍۗ سَأُرِيْكُمْ اٰيٰتِيْ فَلَا تَسْتَعْجِلُوْنِ ٣٧

Ayat 37. Manusia diciptakan (berperangai) raba-rubu. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu perlambang (kekuasaan)-Ku. Maka janganlah kamu lamar Aku menyegerakannya.


وَيَقُوْلُوْنَ مَتٰى هٰذَا الْوَعْدُ إِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ٣٨

Ayat 38. Dan mereka merenjeng lidah, “Kapankah ikrar itu (akan nomplok), jika kamu orang yang etis?”


لَوْ يَعْلَمُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا حِيْنَ لَا يَكُفُّوْنَ عَنْ وُّجُوْهِهِمُ النَّارَ وَلَا عَنْ ظُهُوْرِهِمْ وَلَا هُمْ يُنْصَرُوْنَ ٣٩

Ayat 39.Seandainya orang kafir itu mengetahui, detik mereka itu tidak mampu jenaka jago merah neraka dari roman dan punggung mereka, madya mereka bukan beruntung pertolongan (tentulah mereka tidak meminta disegerakan).


بَلْ تَأْتِيْهِمْ بَغْتَةً فَتَبْهَتُهُمْ فَلَا يَسْتَطِيْعُوْنَ رَدَّهَا وَلَا هُمْ يُنْظَرُوْنَ ٤٠

Ayat 40. Senyatanya (hari Kiamat) itu akan cak bertengger kepada mereka secara tiba-tiba, lampau mereka menjadi panik; maka mereka tidak sanggup menolaknya dan enggak (juga) diberi penangguhan (waktu).


وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِّنْ قَبْلِكَ فَحَاقَ بِالَّذِيْنَ سَخِرُوْا مِنْهُمْ مَّا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِئُوْنَ ؑ٤١

Ayat 41. Dan sungguh, rasul-utusan tuhan sebelum engkau (Muhammad) pula telah diperolok-olokkan, maka turunlah (siksaan) kepada orang-orang nan mencemoohnya apa (rasul-utusan tuhan) yang camar mereka perolok-olokkan.

*Laporan pada ayat 32, stempel-segel kebesaran Allah itu di antaranya adalah matahari, bulan, angin, mega dan tak-lain.

—jazakallah—

Source: https://www.sakaran.com/2017/01/bacaan-terjemah-surat-al-anbiya-ayat-30.html

Posted by: caribes.net