Surat Al Kahfi Ayat 2

قَيِّمًا لِيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيدًا مِنْ لَدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًا


sebagai didikan yang lurus, lakukan memperingatkan kesengsaraan yang sangat pedih mulai sejak sebelah Allah dan menjatah berita gembira kepada orang-insan yang beriman, yang mengerjakan amal alim, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik,

Ingin rezeki fertil dengan berkah?
Ketahui rahasianya dengan Klik disini!

(Sebagai jalan yang lurus) arahan yang literal; lafal Qayyiman menjadi Hal yang kedua pecah lafal Al-Kitab di atas tadi dan sekaligus mengukuhkan makna yang permulaan (bagi memperingatkan) menakut-nakuti orang-insan ateis dengan Quran itu (akan penderitaan) akan adanya azab (yang silam keras dari sisi-Nya) berpokok jihat Allah (dan memberi kabar baik kepada orang-orang yang percaya, yang mengadakan amal saleh, bahwa mereka akan berbahagia pembalasan yang baik).

Allah telah menjadikan ilham-wahyu al-Qur’ân itu lurus agar boleh membagi peringatan kepada hamba allah-sosok yang ingkar dengan aniaya nan keras dan memberi berita sukacita plong orang-basyar nan membenarkan dan berbuat kebajikan, bahwa mereka akan mendapatkan pahala berlipat ganda.

Anda harus

untuk bisa menambahkan tafsir

Admin

Submit :

2022-04-01 02:13:31
Link sumber:

http://tafsir.web.id/

Kelurusan kitab ini menunjukkan, bahwa kitab ini tidaklah mengkover, kecuali dengan berita nan minimal agung; berita yang memenuhi lever dengan ma’rifat (mengenal Tuhannya), keimanan dan pandangan yang harfiah, seperti berita yang menerangkan tentang stempel-nama Allah, sifat-sifat-Nya dan perbuatan-Nya, termasuk pula situasi-hal ghaib di masa lalu dan yang akan hinggap, dan bahwa perintah serta larangannya menjernihkan spirit, menumbuhkannya dan menyempurnakannya karena cakupannya yang mengandung keadilan, keikhlasan dan ibadah kepada Sang pencipta Rabbul ‘alamin.

Siksaan di dunia maupun siksaan di akhirat. Tercantum rahmat (hidayah-sayang)-Nya kepada hamba-hamba-Nya adalah Dia telah menetapkan siksa rumpil kepada manusia-cucu adam yang menyelisihi perintah-Nya, menerangkannya kepada mereka, dan membersihkan sebab-sebab nan dapat menuju kepadanya.

Kepada orang-orang yang kafir dan yang mendurhakai perintah-Nya.

Baik yang terbiasa maupun yang potong kulup, disertai bersih dan mutaba’ah (sesuai sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam).

Sebagai resistansi terhadap iman dan amal saleh mereka, di mana yang paling besarnya adalah mendapatkan keridhaan Halikuljabbar dan masuk ke taman firdaus.

Source: https://tafsirq.com/18-al-kahf/ayat-2

Posted by: caribes.net