Teks Lagu Sepanjang Jalan Kenangan

Meskipun zaman telah farik, lagu-lagu Indonesia perian 80-an dan 90-an mutakadim mengasihkan inspirasi kepada musisi dan lagu Indonesia masa kini. Selain sukses memasrahkan inspirasi, lagu-lagu tersebut lagi mempunyai kualitas yang terbaik pada masanya.

Karakteristik unik berbunga lagu sreg hari tersebut lain membuat kita jenuh bagi mendengarkannya hingga sekarang.

Dengan mudahnya akal masuk berkat internet pada era kini, generasi momen ini juga bisa mengakses lagu tembang kenangan nostalgia zaman orang gaek terdahulu.

Berikut daftar tembang kenangan nostalgia:

1. Biarkan Cintamu Berlalu – Nike Ardilla

Biarkan Ku Menyingkir// Menyusuri Jalan Berliku// Walau Ngilu Kurasakan Tanpa Cak acap Kembali

Mimpi Damba Nan Indah Hanya Provisional Saja// Bagai Bunga Telah Layu// Kau Campakkan Diriku

Semacam ini Akhirnya Kisah Cintaku Ketaton Direlung Hati Yang Dalam// Ku Coba Tuk Bernyanyi Walau Dalam Sepi

Harus Aku Lupakan Kisah Kasih Dengan Mu Biarkanlah Menjauh
Kendati (supaya) Biarkan Aku Sendiri// Biar (kendati) Kuikuti Spirit Ini//Meski (meski) Arwah Tanpa Buruk perut Lagi

Akupun Tak Sanggup Sekali lagi Mengikuti Cara Hidupmu // Biar kuterima luka ini.

Lirik di atas adalah lagu berpangkal Nike Ardilla. Pada masanya Nike Ardilla yakni riuk suatu penyanyi kayu atas dan terkenal di kalangan individu Indonesia. Lagu ini adalah salah satu tembang miliknya yang cukup populer. Lirik lagu ini mendongeng akan halnya sebuah pengunci berpokok cerita cinta.

2. Jangan Cak semau Dusta Di Antara Kita – Broery Marantika dan Bidadari Yull

Ketika pertama kujumpa denganmu// Bukankah sangkutan kutanyakan padamu, hidayah?

Takkan kecewakah kau pada diriku?//Takkan menyesalkah kau kehidupan denganku nanti?

Ho-udara murni rahmat// Memang kau bukan yang pertama bagiku // Persaudaraan satu hati mengisi hidupku habis

Dan kini semua kau katakan padaku // Jangan cak semau dusta di antara kita, kasih// Di antara kita, hidayah

Semua terserah padamu aku semacam ini adanya// Kuhormati keputusanmu // Barang apa kembali yang akan kau katakan (kukatakan)

Sebelum terlanjur kita jauh melangkah// Kau katakan saja // Dan katakan padaku

Jangan cak semau bidah// Di antara kita // Memang kau bukan nan purwa bagiku

Pernah satu hati mengisi hidupku dulu// Dan saat ini semua kau katakan padauk

Jangan ada bidah di antara kita, karunia (rahmat)//Semua terserah padamu aku sejenis ini adanya

Kuhormati keputusanmu// Apa kembali nan akan kau katakan (kukatakan)

Sebelum terlanjur kita jauh melangkah// Kau katakan saja

Dirilis sreg tahun 1992, lagu ini berakibat menjadi rambu semula duet mulai sejak Broery Marantika dengan Dewi Yull. Tembang ini menceritakan mengenai buat menghormati keputusan pasanganmu.

3. Di Dadaku Ada Kamu – Vina Panduwinata

Potongan lirik di atas berhasil mengantarkan Vina Panduwinata ke puncak noktah popularitas, lagu ini besok membawa Vina Panduwinata menjadi Diva Pop Indonesia seperti sekarang. Berikut lirik Di Dadaku Suka-suka Beliau:

Di dadaku .. ada senyummu// Ada cintamu .. ada hasratmu// Ada kumismu .. ada kupingmu

Di dalam dadaku .. ada kamu// Di hatiku .. kusimpan wajahmu// Tersimpan marahmu

Dan juga tangismu// Semakin kutunggu .. semakin menggebu// Ingin kumiliki semua nan ada didirimu// Oh kekasihku// Bimbinglah daku// Menuju sayang yang bahagia// Peluklah diriku

Hadirkan cinta// Wujudkan hasratmu hasratku// Oh kekasihku

Bimbinglah daku// Menuju comar yang bahagia// Peluklah diriku

Hadirkan cinta// Wujudkan hasratmu// Wujudkan hasratku// Wujudkan hasrat cintaku

Kita Berdua// Kita Empat mata

4. Andaikan Kau Menclok – Koes Plus

Bersisa indah dilupakan// Terlalu sedih dikenangkan // Setelah aku jauh berjalan

Dan kau kutinggalkan// Betapa hatiku bersedih // Mengenang anugerah dan sayangmu

Setulus pesanmu kepadaku// Engkau ‘kan menunggu //Andaikan kau datang kemari

Jawaban mana yang ‘kan kuberi// Adakah jalan nan kau temui // Untuk kita kembali lagi

Bersinarlah rembulan purnama// Sebaik serta sejati cintanya // Bersinarlah terus setakat lusa

Lagu ini kuakhiri// Sungguh hatiku bersedih // Mengenang kasih dan sayangmu

Setulus pesanmu kepadaku// Engkau ‘teko menunggu //Andaikan kau datang kemari

Jawaban mana nan ‘kan kuberi// Adakah urut-urutan yang kau temui // Untuk kita kembali pula

Bersinarlah bulan purnama// Seindah serta asli cintanya // Bersinarlah terus setakat nanti

Lagu ini kuakhiri// Bersinarlah bulan purnama // Sepermai serta bersih cintanya // Bersinarlah terus sampai kelak

Diciptakan oleh Tony Koeswoyo dan muncul sreg musim 1970. Lagu eigendom Koes Plus ini merupakan keseleo satu karya nan paling terkenal dan telah banyak didaur ulang maka itu penyanyi Indonesia lainnya tersurat Noah.

5. Rekata Cinta Menggoda – Chrisye

Sejak sua kita pertama // Kulangsung terjerat// Walau kutahu kau ada pemiliknya

Tapi ku tidak dapat membohongi hati nurani// Ku tak dapat menghindari kobaran sayang ini

Maka ijinkanlah aku mencintaimu// Atau bolehkah ku sekedar sayang padamu // Memang serba salah rasanya

Tertusuk seri pelahap// Terlebih juga suka-suka pemiliknya // Tapi ku tidak mampu mengibuli lever firasat

Ku enggak mampu menghindari kobaran cinta ini // Maka maafkan sekiranya ku mencintaimu // Atau biarkan ku mengharap kau comar padaku

Dinyanyikan oleh Chrisye, Kala Buruk perut Menggoda dirilis puas 1997. Lagu ini adalah hasil kerjasama antara Chrisye dengan composer terkenal Indonesia, Erwin Gutawa.

6. Tenda Biru – Desy Ratnasari

Tak sengaja lalu depan rumahmu// ‘Ku mengintai ada ceteri spektakuler // Dihiasi indahnya muda busung kuning
Hati bertanya, “Ijab nikah siapa?”// Tak berkeyakinan tapi ini terjadi // Kau mepet duduk di pelaminan

Air indra penglihatan jatuh tak tertanggung rasa// Kau khianati sayang suci ini // Tanpa ajakan diriku kau lupakan
Minus putusan diriku kau tinggalkan// Sonder bicara kau untuk ‘ku kecut hati // Tanpa berdosa kau buat ‘ku merana // ‘Ku tidak berketentuan dirimu tega // Nodai cangap, khianati selalu

Bukan berkeyakinan tapi ini terjadi// Kau bersanding duduk di pelaminan // Air mata merosot tak tertahankan
Kau khianati cinta suci ini// Tanpa undangan diriku kau lupakan // Tanpa tetapan diriku kau tinggalkan // Tanpa bicara kau lakukan ‘ku kecewa // Minus berdosa kau bakal ‘ku merana

‘Ku bukan percaya dirimu tega// Nodai cinta, khianati comar // Tanpa undangan diriku kau lupakan
Tanpa putusan diriku kau tinggalkan// Tanpa wicara kau kerjakan ‘ku tawar hati // Tanpa berdosa kau buat ‘ku merana

‘Ku lain percaya dirimu tega// Nodai cinta, khianati cinta // ‘Ku enggak percaya dirimu tega // Nodai cinta, khianati cinta

Dirilis periode 1996, Kemah Biru merupakan karya penyanyi serempak aktris Indonesia, Desy Ratnasari. Lagu ini yaitu hits terbesar Desy Ratnasari dan tetap memorable hingga saat ini.

Baca juga:11 Lagu Hits Blackpink yang Sejadi Dijadikan Sing Cover dan Dance Cover

7. Kaulah Segalanya – Ruth Sahanaya

Siapa sahaja Tuhan yang tahu segalanya// Apa yang ku inginkan di momen-saat ini
Kau takkan berkeyakinan kau selalu di hati// Haruskah ku menangis tuk mengatakan yang sebenarnya

Kaulah segalanya untukku, kaulah curahan hati ini//Tak mungkin ku melupakan tiada lagi nan ku harap hanya kau

Tiada pula yang ku minta hanya kau seorang seorang// Kau takkan kau takkan percaya percaya kau ketel selalu di hati

Haruskah ku menangis tuk mengatakan nan sesungguhnya// Kaulah segalanya untukku, kaulah isi perut ini

Lain mana tahu ku mengalpakan tiada lagi yang ku harap hanya kau// Tiada lagi nan ku harap namun kau seorang seorang

You’re my only one// Please say that you will always be mine kaulah segalanya // I promise you the rest of my life

Bukan bisa jadi ku melupakanmu// Tiada pun yang ku harap tetapi kau seorang koteng

Hanya kaulah segalanya untukku// Kamulah tuangan hatiku ini
Tak mungkin ku melupakanmu// Tiada lagi yang ku minta cuma kau koteng // Tiada pula yang ku minta hanyalah kau seorang // Tiada kembali yang ku harap saja kau seorang

Kaulah segalanya hanyalah dirimu seorang// Kaulah segalanya hanyalah kau koteng

Turut dalam album ketiga peruntungan Ruth Sahanaya, Kaulah Segalanya berbuntut mengangkut nama seorang Ruth Sahanaya menjadi tersohor di belantika musik Indonesia momen itu. Bintang Kehidupan masuk ke n domestik album kedua milik Nike Ardilla. Dirilis pada tahun 1989, Bintang Vitalitas berhasil mengantarkan Nike meraih berbagai penghargaan dan membuat album ini terjual lebih berpangkal 2.000.000 arsip.
Timbrung pada album dengan berjudul yang sama, Katakan Sejujurnya termasuk salah satu puisi nostalgia kenangan yang popular di Indonesia (https://www.detik.com/tag/musik). Lagu ini diciptakan maka itu Rinto Harahap dan dinyanyikan maka itu Christine Panjaitan, serta dirilis pada tahun 1987.

8. Aku Tak Resmi – Alda

Mungkin diriku harus menjauhi selamanya darimu// Atau ku harus mengakhiri cerbak ini kepadamu
Saat ini cintaku telah kau bakal// Tak sanggup aku menghadapi semua ini // Aku enggak legal bila tiada kau di sisiku
Aku tak biasa bila ku tak mendengar suaramu// Aku tak biasa bila lain memeluk dirimu // Aku lain absah bila ku tidur tanpa belaianmu

Aku tak konvensional…// Aku tidak baku… // Ku coba cak bagi terus ajal berasal hatimu, aku tak bisa
Gambaran itu selalu mengganggu di tidurku, ku menangis// Kini cintaku telah kau bikin

Tak sangggup ku hadapi semua ini

Aku enggak lumrah bila tiada kau di sisiku// Aku tidak sahih bila ku tak mendengar suaramu// Aku enggak biasa bila enggak memeluk dirimu

Aku tak baku bila ku tidur tanpa belaianmu// Aku tak biasa… // Aku lain konvensional…

Aku enggak formal bila tiada kau di sisiku// Aku tak baku bila tiada kau di sisiku
Aku tak biasa bila ku tidak mendengar suaramu// Aku tak biasa bila bukan memeluk dirimu
Aku tak seremonial bila ku tidur tanpa belaianmu// Aku tidak halal bila tak memeluk dirimu
Aku tak lumrah bila ku tidur tanpa belaianmu// Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu // Aku tak biasa bila ku tak mendengar suaramu

Aku tak biasa…// Aku lain biasa…

Lagu nan dirilis periode 1997 melalui merek rekaman Blackboard ini berhasil membuat logo Alda Risma melesat pada era tersebut. Lagu ini dinyanyikan kembali oleh Syahrini.

9. Bintang Sukma – Nike Ardilla

Jenuh aku mendengar// Manisnya prolog burung laut //Bertambah baik sendiri // Bukannya sekali
Cangap ‘ku mencoba// Saja ‘ku gagal lagi // Mungkin spirit ini // Qada dan qadar tanganku
Harus tabah menjalani// Jauh sudah lalu langkahku // Menyusuri hidupku // Nan mumbung nama tanya

Kadang hati kusut// Menentukan sikapku// Tiada tempat mengadu // Tetapi iman di dada // Yang membuatku bernas // Cerbak tabah menjalani

Malam-malam aku sendiri// Tanpa cintamu sekali lagi // Ho-u-wo-o-o-udara murni-o // Semata-mata satu keyakinanku
Bintang ‘kan menyinar// Menerpa hidupku // Bahagia ‘teko hinggap // Jenuh aku mendengar Manisnya pembukaan caruk // Lebih baik sendiri // Bukannya sekali
Sering ‘ku menyedang// Doang ‘ku gagal lagi // Sekadar iman di dada
Yang membuatku gemuk// Selalu tabah menjalani // Malam-malam aku koteng
Tanpa cintamu lagi// Ho-u-wo-o-o-o-o // Belaka satu keyakinanku // Tanda jasa ‘kan bersinar
Menerpa hidupku// Bahagia ‘ketel datang

Ho-ho-ho// Malam-lilin batik aku koteng // Tanpa cintamu lagi // Ho-u-wo-o-o-o-udara murni
Hanya suatu keyakinanku// Medalion ‘kan bersinar // Menerpa hidupku
Bahagia ‘ketel datang

Bintang Usia masuk ke n domestik rekaman kedua peruntungan Nike Ardilla. Dirilis pada tahun 1989, Bintang Spirit berakibat mengantarkan Nike meraih berbagai penghormatan dan membuat album ini terjual makin dari 2.000.000 salinan.
Masuk pada ki kenangan dengan berjudul nan setimbang, Katakan Sejujurnya termasuk keseleo satu tembang nostalgia kenangan yang popular di Indonesia. Lagu ini diciptakan makanya Rinto Harahap dan dinyanyikan oleh Christine Panjaitan, serta dirilis pada waktu 1987.

Baca juga:9 Lagu Lebaran kerjakan Dia Rayakan Idul Fitri Bareng Keluarga

10. Sepanjang Urut-urutan Kenangan – Tetty Kadi

Sengaja aku datang ke kotamu// Lama nian tidak beradu // Mau diriku mengulang kembali
Berjalan-jalan bagai periode lalu// Meski diriku sekarang tlah berdua // Dirimu pun sudah farik
Namun kenangan spanjang jalan itu// Enggak kelihatannya absolusi dari ingatanku // Sepanjang jalan kenangan // Kita centung cerbak bergandengan tangan // Sepanjang jalan kenangan
Ku rangkul diriku mesra// Hujan abu gerintik-rintik // Diawal bulan itu // Menambah nikmatnya malam syahdu

Cak agar diriku waktu ini tlah berdua// Dirimu sekali lagi tlah berbeda // Saja kenangan spanjang kronologi itu
Lain boleh jadi belas kasihan semenjak ingatanku// Sepanjang kronologi kenangan // Kita ketel sering bergandengan tangan // Sepanjang jalan kenangan

Ku peluk diriku mesra// Hujan angin gerintik-rintik Diawal bulan itu // Menambah nikmatnya malam syahdu // Sejauh jalan kenangan

Kita kan selalu bergandengan tangan// Sepanjang jalan kenangan
Kau peluk diriku mesra// Hujan angin gerintik-rintik // Diawal bulan itu // Menambah nikmatnya lilin batik syahdu

Direkam pada tahun 1960an, Tetty Kadi sang penyanyi menyulam lagu Sepanjang Perkembangan Kenangan karangan sepupunya A. Riyanto. Lagu ini banyak dinyanyikan oleh penyanyi Indonesia lainnya.

11. Kupu – Kupu Malam – Titiek Puspa

Terserah yang benci dirinya// Terserah yang butuh dirinya // Terserah yang berlutut menyintanya

Cak semau pula nan buas menyiksa dirinya// Ini kehidupan wanita si kupu-kupu malam

Bekerja bertaruh seluruh arwah-awak// Bibir senyum alas kata kecil-kecil merayu memanja
Kepada setiap mereka nan datang// Dosakah yang beliau bikin?

Sucikah mereka yang datang?// Kadang dia tersenyum dalam tangis

Kadang dia menangis di dalam senyuman// O-oh, apa yang terjadi terjadilah

Yang dia sempat Tuhan pemurah umat-Nya// O-oh, segala apa yang terjadi terjadilah

Yang dia tahu hanyalah menghubungkan nyawa// Ada yang benci dirinya

Ada yang pelir dirinya// Ada yang mendeku menyintanya

Ada sekali lagi yang tebal hati menyiksa dirinya// Ini kehidupan wanita si kupu-kupu malam

Berkreasi bertaruh seluruh jiwa-raga// Bibir senyum pengenalan halus merayu memanja

Kepada setiap mereka yang datang// Dosakah nan ia kerjakan?

Sucikah mereka yang nomplok?// Kadang dia tersenyum dalam rengekan

Kadang engkau menangis di intern senyuman// O-oh, apa nan terjadi terjadilah

Yang dia tahu Tuhan penyayang umat-Nya// Udara murni-oh, apa yang terjadi terjadilah
Yang ia luang hanyalah menyambung umur

Lagu yang dirilis pada tahun 1970an ini, berceritakan adapun seorang wanita yang ditinggal oleh suaminya. Titiek Puspa membuat lagu ini setelah berpadan seorang wanita.

12. Kisah Hadiah Di Sekolah – Chrisye

Resah dan gelisah// Menunggu disini // Di kacamata sekolah // Tempat yang kau janjikan

Cak hendak temu denganku// Walau mencuri hari // Berdusta pada guru // Malu aku malu

Pada semut sirah// Nan berbaris di dinding // Menatapku curiga // Seakan penuh tanya:

Sedang apa disini?// Menanti inai, jawabku // Sungguh aneh tapi nyata // Enggak kan terlupa

Kisah kasih di sekolah// Dengan si dia // Tiada masa paling luhur // Tahun-tahun disekolah
Tiada kisah paling sani// Kisah hadiah di sekolah

Diperkenalkan makin sangat maka itu Obbie Messakh pada perian 1987, Chrisye kembali membawakan lagu ini dan dirilis pada tahun 2002. Lagu ini berceritakan tentang sepasang kekasih di masa SMA.

13. Esokkan Masih Cak semau – Utha Likumahuwa

Wajahmu kupandang dengan gemas// Cak kenapa air mata slalu ada di pipimu // Hai nona manis biarkanlah bumi berputar

Menurut karsa yang kuasa// Apakah artinya sebuah me // Bila kau yakin itu pasti akan berlalu
Hai dara manis biarkanlah marcapada berputar// Menurut karsa nan kuasa // Sang pencipta pun tau nyawa ini sangat berat

Tapi kadar juga tak mungkin slalu setolok// Coba-coba lah tinggalkan sejenak anganmu

Lusa kan masih terserah . esok kan masih suka-suka// Apakah artinya sebuah derita // Bila kau yakin itu pasti akan ajal

Hai upik manis biarkanlah bumi berputar// Menurut kehendak nan kuasa // Yang mahakuasa pun tau spirit ini sangat selit belit

Tapi takdir pun tidak kali slalu sama// Coba-coba lah tinggalkan sejenak anganmu
Tulat ketel masih ada. Tulat teko masih suka-suka

Dirilis pada periode 1983, lagu ini masuk dalam sejarah Utha Likumahuwa yang berjudul Beraduk N domestik Rukun. Lagu ini diciptakan makanya Dodo Zakaria.

14. Kemesraan – Iwan Fals dan Rafika Duri

Suatu hari// Dikala kita duduk ditepi pantai // Dan memandang ombak dilautan yang lebih menepi

Penis camar kalut// Dolan diderunya air // Suara miring kalimantang ini // Hangatkan jiwa kita

Sementara// Sinar mentari perlahan berangkat tenggelam // Kritik gitarmu

Mengalunkan melodi tentang cinta// Ada lever // Membara erat bersatu // Getaran seluruh hayat
Tercurah saat itu// Kehangatan ini // Janganlah cepat ajal // Kemesraan ini
Inginku kenang gegares// Hatiku damai // Jiwaku tentram di samping mu // Hatiku rukun
Nasib ku tentram// Bersamamu

Sementara// Sinar surya perlahan mulai tenggelam // Celaan gitarmu // Mengalunkan melodi tentang besar perut // Ada hati // Membara erat bersatu // Pulsa seluruh jiwa // Tercurah saat itu

Kemesraan ini/// Janganlah cepat berlalu// Keserasian ini

Inginku kenang sayang// Hatiku damai // Jiwaku tentram di samping mu

Hatiku damai// Umur ku tentram // Bersamamu

Keteraturan ini// Janganlah cepat berlalu // Keharmonisan ini

Inginku kenang selalu// Hatiku berdamai // Jiwaku tentram di samping mu

Hatiku damai// Jiwa ku tentram // Bersamamu

Lagu ini masuk dalam album dari artis-seniman Musica Padepokan dan dirilis sreg waktu 1988. Lagu ini bukan lagu baru, lagu Keteraturan pernah dibawakan maka itu Broery Marantika sebelumnya.

15. Katakan Sejujurnya – Christine Panjaitan

Kalau dulu kita enggak bertemu// Takkan perantaraan ku rasakan artinya rindu // Seandainya kita lalu tak kenal

Takkan wasilah ku rasakan tertawan// Kau berikan aku cinta dan semua yang terindah

Sahaja hanya sehari doang// Katakanlah. katakan sejujurnya.

Apa mungkin kita bercampur// Kalau lain mungkin juga hujan abu meredakan hati kita
Buat segala kau dan aku bersatu// Kalau tak siapa kembali kita bercerita adapun burung laut

Biarkanlah ku pergi jauh// Sekiranya memang hatimu lain saying

Kok dulu kau kirim kopi padaku // Sampul spektakuler bersurat namaku
Serasa terbang seluruh jiwa ragaku// Namun segala apa nan terjadi kau hancurkan semua mimpi
Yang menyakitkan hati ini// Katakanlah, katakan sejujurnya.

Apa mungkin kita bersatu// Kalau tak mungkin sekali lagi hujan meredam emosi hati kita
Lakukan apa kau dan aku bersatu// Jikalau tak bisa jadi lagi kita bercerita tentang cinta
Biarkanlah ku pergi jauh// Jikalau tak boleh jadi lagi kita bercerita tentang cinta untuk segala aku… di.si.ni=

Turut pada rekaman dengan berjudul nan sebabat, Katakan Sejujurnya termuat salah satu syair nostalgia kenangan yang popular di Indonesia. Lagu ini diciptakan oleh Rinto Harahap dan dinyanyikan maka itu Christine Panjaitan, serta dirilis pada tahun 1987.

Ruth Sahanaya saat ditemui di kawasan Senopati.

Source: http://kumpulanlirik.com/15-lirik-lagu-tembang-kenangan-nostalgia/

Posted by: caribes.net