Teori Sosiologi Klasik Dan Modern

Teori Sosiologi Klasik

Keterlibatan internal sejarah kelahiran sosiologi berawal semenjak adanya pristiwa tentang revolusi ketatanegaraan yang lebih dikenal dengan Perputaran Prancis pada waktu 1789. Insiden tersebut melihatkan beberapa penggerak ilmu sosial sama dengan Auguste Comte, Max Weber, Karl Marx, dan tak sebaginya menyorongkan pendapat umpama upaya proses penyelesaiannya. Sampai, pada akhirnya mengutarakan definisi tentang teori sosiologi pada zaman klasik.


Teori Sosiologi Klasik

Teori ilmu masyarakat klasik menucul pertamakali sebagai konsep keterlibatan ilmu sosial dalam mengendalikan permasalahan. Ciri yang paling khas bersumber zaman ini merupakan apa yang dikemukakan masih bersifat menyeluruh (mondial) enggak pada satu bahasan konsep namun.

Misalnya saja untuk Karl Marx nan mengemukakan bahwa n domestik usia mahajana terletak kapilatisme di bidang ekonomi, yang akhirnya menimbulkan gejolak konflik, sampai-sampai kamu juga mengemukakan tentang alienasi.

Lebih-lebih Marx sebagai pakar cukup luas, sehingga kemudian atas asal inilah tokoh modern yang dikenal sebagai ahli sosiologi maju seperti mana Ralf Dahrendorf mengerucutkan lagi adalam bahasan konflik. Maka tak khayal kadang dalam teori klasik dan modern ada ketimbangan, kritik, ataupun persamaan antara suatu dengan lainnya.


Pemrakarsa Sosiologi Klasik

Secara sepesfik sampai saat ini sedikitnya ada 6 tokoh sosiologi dan teorinya nan dianggao klasik. Antara lain sebagai berikut;

  1. Auguste Comte dengan teori perkembangan bani adam
  2. Karl Marx dengan kapitalisme
  3. Max Weber dengan teori tindakan sosial
  4. Emile Durkheim dengan struktur sosial
  5. Herbert Spencer dengan evolusi teologis
  6. Ibnu Khaldun dengan persilihan supremsi ekternal dan manusia


Tokoh Sosiologi Klasik dan Teorinya

Misal upaya untuk memperjelas dalam teori sosiologi klasik dan tokohnya begitu juga nan disebutkan diatas. Berikut ini secara pola kajian satu pertsatu, antara lain;


  1. Auguste Comte

Auguste Comte adalah seorang ahli pikir yang terlahir pada 19 Januari 1798 di Prancis. Anda dikenal sebagai seseorang nan pertamakali menyematkan istilah sosiologi. Meskipun lega era ini sosiologi bulum ditemukan metodologis laksana aji-aji pengetahuan nan pas. Akan namun yang pasti berkat Comte inilah sosiologi dianggap seumpama ilmu pengetahuan, yang akhirnya ia dikenal sebagai “Bapak Sosologi”.

Teori yang dikemukakan maka dari itu Comte dari sekian banyak jumlahnya, salah satunya adalah tentang perkembangan khalayak. Yang menurut comte perkembangam manusia ini melampaui fase tiga tahap, antara tidak ialah teologis, metafisik, dan aktual. Berkatnyapula ini tak lekang dengan julukan sebagai peredaran positivism.


  1. Karl Marx

Karl Marx adalah salah satu pakar yang diperkenalkan laksana pakar sosiologi dengan pemikirannya meliputi beragam keadaan. Misalnya saja tentang ekonomi, ahli tarikh, kebijakan, ahli sosiologi, reporter, dan sosialis reaksioner. Marx dilahirkan pada 5 Mei 1818 yang beralamat di Jerman.

Kerumahtanggaan pemikirannya akan halnya sosiologi ia banyak menuliskan keterkaitan basyar dengan kapitalisme. Yang mana mark sebutkan prihal konflik dalam masyakat dengan kerlibatan antara suku bangsa borjuis dan prolentar. Masalah ini lain luput dari gagasnya akan halnya sosialisme yang dinggap umpama babak minimum transendental n domestik sistem rezim.

Tentang lakukan kritik keras n domestik teori yang dikemukakan oleh Karl Marx ini ialah prosesi melihatnya masyarakat privat segi ekonomi semata, bukan mengawasi dalam beragam keadaan di lingkungan sosial hamba allah.


  1. Max Weber

Max Weber merupakan salah satu ahli sosiologi klasik yang dikenal luas bagaikan penumu metodologi amatan sosiologi secara kasatmata. Weber terlahir di Jerman pada 21 April 1864. Selain dikenal internal galangan guna-guna sosiologi ia pula dikenal dalam kesetiaan ilmu administrasi negara modern.

Prihal teori sosiologi pelecok satunya ia menuliskan tentang tindakan sosial nan mencitrakan bahwa barang apa bentuk prilaku yang dilakukan seseorang di masyarakat akan mengakibatkan stigma atau pandangan seseorang kepada praktisi. Selengkapnya, baca; Teori Tindakan Sosial Max Weber & Talcot Parsons


  1. Emile Durkheim

Emile Durkheim adalah sosiolog yang lahir di Prancis pada 15 April 1858. Perumpamaan pakar kiprahnya telah tidak diragukan lagi, apalagi berkatnya terlahirlah fakultas sosiologi permulaan di sebuah institut yang fertil di Eropa pada hari 1895.

Berjenis-jenis teori-teori telah banyak anda kemukakan, salah satu diantaranya yaitu tentang struktur sosial dalam masyarakat. Teori ini menurut Durkheim dibawa oleh seseorang sejak lahir pasalnya dalam menjalani spirit manusia bukan copot mulai sejak pengaruhnya kepada masyarakat, sang pencipta, serta keluarganya. Sehingga setiap tindakan yang dilakukan tidak akan pernah telepas berusul struktrualisme nan memiliki ciri kaya di luar diri manusia.

Sebatas sreg intinya Durkheim memiliki pandangan dalam makna struktur sosial seseorang akan mampu menanamkan adapun norma dan ponten yang didapatkan mulai sejak proses sosialisasi.


  1. Herbert Spencer

Herbert Spencer adalah koteng ahli filsuf yang berasal berpangkal Inggris. Ia terlahir puas 27 April 1820 dan wafat sreg 8 Desember 1903 di Brighton dan Hove. Sebagai ahli hobatan sosial, salah suatu teori nan paling kecil fenomenal yakni tentang evolusi sosial.

Dalam evolusi sosial Spencer menayangkan bahwa hidup insan ini akan berubah menjadi lebih baik dari waktu ke waktu tanpa adanya percampuran tangan pakar yang hanya merusak tatanan hidup basyar itu sendiri. Spencer kembali menagaskan bahwa umum haruslah dibairkan seorang dengan dorongan institusi sosial untuk berusaha mengebor berbagai perpacahan serta mengenalikan bilang pelanggarakan yang destruktif keteraturan sosial.

Akibat pandangan inilah sreg karenanya Spencer dijuluki ibarat darwinis sosial lantaran beliau mempertahankan kaidah mengenai liberalism kehidupan yang dianutnya.


  1. Ibni Kaldun

Ibnu Kaldun adalah pakar aji-aji sosial yang pertamakali di dunia. Ia lahir pada 27 Mei 1332 di Tunisia dan meninggal pada 17 Maret 1406 di Kairo, Mesir. Nama safi Ibnu Kaldun merupakan Abu Zayd ‘Abd al-Rahman ibn Muhammad ibn Khaldun al-Hadrami.

Pelecok satu teori dalam sosiologi klasik yang minimal mashur kerumahtanggaan pemirannya ialah mengenai perubahan kekuasaan ekternal dan manusia. Yang mana pada intinya, manusia berkembang berbunga mahajana tradisional yang mencukupi kebutuhan primer kemudian dalam upaya mempertahankan dan apabila setelah terepnuhi makhluk berfikir bakal hidup bersolidaritas.

Nah, demikianlah tadi serangkaian artikel yang sudah kami tuliskan secara model tentang nama-nama tokoh sosiologi klasik dan teori singkatnya. Semoga melalui materi ini bisa memasrahkan wawasan serta menambah pengetahuan untuk seberinda pembaca serentak. Trimakasih,


Source: https://dosensosiologi.com/teori-sosiologi-klasik/

Posted by: caribes.net