Tutorial Render Vray Sketchup Bahasa Indonesia

Tutorial Settingan Vray Sketchup Bahasa Indonesia By: Master FAHRUDIN YUNIANTO #2

 Untuk mengatur posisi view camera bisa menggunakan tools Orbit,Pan & Look Around  Setting Lens shift untuk mendapatkan posisi yang tegak pada output render :  ~> V-ray option render ~> Camera ~> Lens shift : 0.19  Setting Shadow :  ~> UTC-07:00 ~> Time 09:00 AM ~> Date 02/20  Note : Untuk setiap angel / view camera maka nilai Lens shiftnya akan berbeda” height=”226″ src=”https://1.bp.blogspot.com/-I038nXZkF1I/VUwjXwrEYyI/AAAAAAAAA3c/FWCArwbSsRw/s320/Render%2BExterior_002.jpg” title=” Untuk mengatur posisi view camera bisa menggunakan tools Orbit,Pan & Look Around  Setting Lens shift untuk mendapatkan posisi yang tegak pada output render :  ~> V-ray option render ~> Camera ~> Lens shift : 0.19  Setting Shadow :  ~> UTC-07:00 ~> Time 09:00 AM ~> Date 02/20  Note : Untuk setiap angel / view camera maka nilai Lens shiftnya akan berbeda” width=”320″>
        </p>
<p>
          Untuk menata posisi view camera boleh menggunakan tools Orbit,Pan & Look Around</p>
<p>
           Setting Lens shift untuk mendapatkan posisi yang tegak pada output render :</p>
<p>
           ~> V-ray option render<br />
          ~> Camera<br />
          ~> Lens shift : 0.19</p>
<p>
           Setting Shadow :</p>
<p>
           ~> UTC-07:00<br />
          ~> Time 09:00 AM<br />
          ~> Date 02/20</p>
<p>
           Note : Untuk setiap angel / view camera maka nilai Lens shiftnya akan berlainan</p>
<p class=  Setting material aspal :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 1.5 (setiap material berbeda nilai bump)” height=”226″ src=”https://2.bp.blogspot.com/-mMqOXBuQ7iA/VUwjVoN5oFI/AAAAAAAAA3M/tE7lRVm682s/s320/Render%2BExterior_003.jpg” title=” Setting material aspal :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 1.5 (setiap material berbeda nilai bump)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material aspal :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Memperbedakan file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan texture Bump :</p>
<p>
           ~> Klik bagian map<br />
          ~> Klik M (bump)<br />
          ~> Diskriminatif TexBitmap<br />
          ~> Memilah-milah file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Rubah skor bump menjadi 1.5 (setiap material berlainan biji bump)</p>
<p class=  Setting material Beton :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 1 (setiap material berbeda nilai bump)” height=”226″ src=”https://4.bp.blogspot.com/-vH2VqX-ZO-s/VUwjYu3fLII/AAAAAAAAA3k/yKqM6IEYQB8/s320/Render%2BExterior_004.jpg” title=” Setting material Beton :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 1 (setiap material berbeda nilai bump)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material Beton :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Memperbedakan TexBitmap<br />
          ~> Membeda-bedakan file .jpg bagi di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan texture Bump :</p>
<p>
           ~> Klik penggalan map<br />
          ~> Klik M (bump)<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Rubah nilai bump menjadi 1 (setiap material berbeda nilai bump)</p>
<p class= Setting material Batu Palimanan :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 4 (setiap material berbeda nilai bump)” height=”226″ src=”https://3.bp.blogspot.com/-jrE-4ITk6tY/VUwjZv3YrZI/AAAAAAAAA3o/6gNyQGFtca0/s320/Render%2BExterior_005.jpg” title=”Setting material Batu Palimanan :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 4 (setiap material berbeda nilai bump)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Material Batu Palimanan</p>
<p>
           Setting material Batu Palimanan :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Pilih file .jpg cak bagi di jadikan texture (texture resolusi segara lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan texture Bump :</p>
<p>
           ~> Klik bagian map<br />
          ~> Klik M (bump)<br />
          ~> Memilah-milah TexBitmap<br />
          ~> Memilah-milah file (file grayscale makin bagus daripada file RGB color)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Rubah nilai bump menjadi 4 (setiap material berbeda poin bump)</p>
<p class=  Setting material Batu Paras Jogja :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 5 (setiap material berbeda nilai bump)” height=”226″ src=”https://3.bp.blogspot.com/-BkXZzs6AneI/VUwjajy_G4I/AAAAAAAAA30/G7VSRbyn9I4/s320/Render%2BExterior_006.jpg” title=” Setting material Batu Paras Jogja :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 5 (setiap material berbeda nilai bump)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material Provokasi Paras Jogja :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Memilah-milah file .jpg bagi di jadikan texture (texture resolusi besar bertambah bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan texture Bump :</p>
<p>
           ~> Klik bagian map<br />
          ~> Klik M (bump)<br />
          ~> Memperbedakan TexBitmap<br />
          ~> Memilah-milah file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Rubah nilai bump menjadi 5 (setiap material berbeda nilai bump)</p>
<p class= Setting material Batu Palimanan Hitam :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 2 (setiap material berbeda nilai bump)” height=”226″ src=”https://3.bp.blogspot.com/-8FonOnGUiEM/VUwjbvf87HI/AAAAAAAAA34/SDeAUPxP8ck/s320/Render%2BExterior_007.jpg” title=”Setting material Batu Palimanan Hitam :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan texture Bump :  ~> Klik bagian map ~> Klik M (bump) ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file (file grayscale lebih bagus daripada file RGB color) ~> Klik Ok ~> Rubah nilai bump menjadi 2 (setiap material berbeda nilai bump)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Material Gangguan Palimanan Hitam</p>
<p>
           Setting material Gangguan Palimanan Hitam :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Memilah-milah TexBitmap<br />
          ~> Pilih file .jpg cak bagi di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan texture Bump :</p>
<p>
           ~> Klik bagian map<br />
          ~> Klik M (bump)<br />
          ~> Memilah-milah TexBitmap<br />
          ~> Diskriminatif file (file grayscale lebih bagus tinimbang file RGB color)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Rubah nilai bump menjadi 2 (setiap material farik nilai bump)</p>
<p class= Material Batu Travertin Setting material Batu Travertin :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.2 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok” height=”226″ src=”https://4.bp.blogspot.com/-L6vUunnjL6U/VUwjcVv_ynI/AAAAAAAAA4A/afmAPp9rBsk/s320/Render%2BExterior_008.jpg” title=”Material Batu Travertin Setting material Batu Travertin :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.2 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok” width=”320″>
        </p>
<p>
          Material Batu Travertin<br />
          Setting material Rayuan Travertin :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar bertambah bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan Reflection :</p>
<p>
           ~> Klik kanan sreg keunggulan material<br />
          ~> Create Layer<br />
          ~> Memilah-milah Reflection<br />
          ~> Klik M<br />
          ~> Plih TexFrasnel<br />
          ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.2 (angka semakin hierarki akan semakin mengkilap)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p class=  Setting material Kayu 1 :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M rubah nilai Reflection menjadi 0,5 (untuk mengurangi sedikit noise) ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.3 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok ~> Hiligh    : 0,85 ~> Reclect : 0,85 ~> Subdivs  : 10″ height=”226″ src=”https://4.bp.blogspot.com/–hh_tNjoEDc/VUwjdj7_8wI/AAAAAAAAA4M/yhCcUuKOGBg/s320/Render%2BExterior_009.jpg” title=” Setting material Kayu 1 :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M rubah nilai Reflection menjadi 0,5 (untuk mengurangi sedikit noise) ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.3 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok ~> Hiligh    : 0,85 ~> Reclect : 0,85 ~> Subdivs  : 10″ width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material Papan 1 :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Membeda-bedakan file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi raksasa lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan Reflection :</p>
<p>
           ~> Klik kanan pada nama material<br />
          ~> Create Layer<br />
          ~> Pilih Reflection<br />
          ~> Klik M rubah nilai Reflection menjadi 0,5 (kerjakan mengurangi sedikit noise)<br />
          ~> Plih TexFrasnel<br />
          ~> Rubah angka IOR menjadi 1.3 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Hiligh    : 0,85<br />
          ~> Reclect : 0,85<br />
          ~> Subdivs  : 10</p>
<p class=  Setting material Kayu 2 :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M rubah nilai Reflection menjadi 0,5 (untuk mengurangi sedikit noise) ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.3 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok ~> Hiligh    : 0,85 ~> Reclect : 0,85 ~> Subdivs  : 32  ” height=”226″ src=”https://1.bp.blogspot.com/-KwolxvdC1rw/VUwjepk8wTI/AAAAAAAAA4U/XSahYCsXhqI/s320/Render%2BExterior_010.jpg” title=” Setting material Kayu 2 :  ~> Klik M ~> Pilih TexBitmap ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M rubah nilai Reflection menjadi 0,5 (untuk mengurangi sedikit noise) ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah nilai IOR menjadi 1.3 (angka semakin tinggi akan semakin mengkilap) ~> Klik Ok ~> Hiligh    : 0,85 ~> Reclect : 0,85 ~> Subdivs  : 32  ” width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material Papan 2 :</p>
<p>
           ~> Klik M<br />
          ~> Pilih TexBitmap<br />
          ~> Memperbedakan file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi segara lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan Reflection :</p>
<p>
           ~> Klik kanan pada etiket material<br />
          ~> Create Layer<br />
          ~> Diskriminatif Reflection<br />
          ~> Klik M rubah nilai Reflection menjadi 0,5 (bikin mengurangi sedikit noise)<br />
          ~> Plih TexFrasnel<br />
          ~> Rubah angka IOR menjadi 1.3 (skor semakin hierarki akan semakin mengkilap)<br />
          ~> Klik Ok<br />
          ~> Hiligh    : 0,85<br />
          ~> Reclect : 0,85<br />
          ~> Subdivs  : 32</p>
<p class=  Setting material Kaca :  ~> Diffuse color Black (RGB 0) ~> Pilih Transparency color White (RBG 255) ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah rubah warna pada perpendicular menjadi R : 190 G : 190 B : 190 ~> Klik Ok  Menambahkan Refraction :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Refraction” height=”226″ src=”https://1.bp.blogspot.com/-zRHIQKPb5RY/VUwjfc0hWGI/AAAAAAAAA4c/0atjycwtYCM/s320/Render%2BExterior_011.jpg” title=” Setting material Kaca :  ~> Diffuse color Black (RGB 0) ~> Pilih Transparency color White (RBG 255) ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus) ~> Klik Ok  Menambahkan Reflection :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Reflection ~> Klik M ~> Plih TexFrasnel ~> Rubah rubah warna pada perpendicular menjadi R : 190 G : 190 B : 190 ~> Klik Ok  Menambahkan Refraction :  ~> Klik kanan pada nama material ~> Create Layer ~> Pilih Refraction” width=”320″>
        </p>
<p>
          Setting material Kaca :</p>
<p>
           ~> Diffuse color Black (RGB 0)<br />
          ~> Pilih Transparency color White (RBG 255)<br />
          ~> Pilih file .jpg untuk di jadikan texture (texture resolusi besar lebih bagus)<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan Reflection :</p>
<p>
           ~> Klik kanan pada nama material<br />
          ~> Create Layer<br />
          ~> Membeda-bedakan Reflection<br />
          ~> Klik M<br />
          ~> Plih TexFrasnel<br />
          ~> Rubah rubah warna pada perpendicular menjadi R : 190 G : 190 B : 190<br />
          ~> Klik Ok</p>
<p>
           Menambahkan Refraction :</p>
<p>
           ~> Klik kanan pada stempel material<br />
          ~> Create Layer<br />
          ~> Pilih Refraction</p>
<p class=  Merubah Region sequence menjadi Top - Bottom (untuk mengatur laju bucket render) Merubah nilai Ozon pada Envoronment sky ~> Klik M pada GI (skylight) ~> Pilih Texsky ~> Rubah nilai Ozon menjadi satu (nilai standar ozon 0.35)” height=”226″ src=”https://1.bp.blogspot.com/-IOhze9KLkNA/VUwjgxAy09I/AAAAAAAAA4k/Bkl15vRuCkA/s320/Render%2BExterior_012.jpg” title=” Merubah Region sequence menjadi Top – Bottom (untuk mengatur laju bucket render) Merubah nilai Ozon pada Envoronment sky ~> Klik M pada GI (skylight) ~> Pilih Texsky ~> Rubah nilai Ozon menjadi satu (nilai standar ozon 0.35)” width=”320″>
        </p>
<p>
          Merubah Region sequence menjadi Top – Bottom (cak bagi mengatur lancar bucket render) Merubah nilai Udara murni pada Envoronment sky<br />
          ~> Klik M pada GI (skylight)<br />
          ~> Pilih Texsky<br />
          ~> Rubah nilai Ozon menjadi satu (nilai kriteria ozon 0.35)</p>
<p class=  Mengaktifkan & merubah Overide Focal length menjadi 25,5 (untuk mengatur jarak pandang) Merubah shutter speed menjadi 200 Merubah nilai Noise threshold menjadi 0,005 (nilai standar 0,01) Merubah type Color mapping menjadi Reinhard Menambahkan hasil output Render ID

Mengaktifkan & merubah Overide Focal length menjadi 25,5 (kerjakan mengatur jarak pandang) Merubah shutter speed menjadi 200
Merubah nilai Noise threshold menjadi 0,005 (angka standar 0,01) Merubah type Color mapping menjadi Reinhard
Menambahkan hasil output Render ID

 Merubah nilai Max rate menjadi -1 (nilai standar -2) Merubah nilai Subdives menjadi 1000 ( nilai standar 800)

Merubah angka Max rate menjadi -1 (nilai standar -2) Merubah poin Subdives menjadi 1000 ( angka standar 800)

Edit selanjutnya dengan Photoshop sesuai selera.  Tutorial ini dipersembahkan oleh komunitas Sketchup indonesia Sketchunesia.

Edit selanjutnya dengan Photoshop sesuai selera.
Les ini dipersembahkan oleh peguyuban Sketchup indonesia Sketchunesia.

Tutorial Settingan Vray Sketchup Bahasa Indonesia By: Master FAHRUDIN YUNIANTO #2

Sumber: Sketchunesia

Tutorial Settingan Vray Sketchup Bahasa Indonesia By: Master FAHRUDIN YUNIANTO #2

Makanya

Source: https://serbaserbipost.blogspot.com/2015/05/tutorial-settingan-vray-sketchup-bahasa.html