Tutorial Sepatu Rajut Bayi Laki Laki

Sepatu rajut bayi

Sejujurnya masih banyak lagi
review
bekas bersantap dan tempat pelancongan di Bukittinggi yang ingin dituliskan di sini. Namun kok kayaknya bintang sartan monoton yah, takutnya suka-suka yang bosan (it’s me actually hehe..).

Oleh karena itu, sekarang saya bersemangat batik akan halnya salah satu hobi kebanggaan saya yaitu menjalin atau
crocheting. Pasca- dilihat-lihat, ternyata sudah dua tahun yang dulu saya batik artikel yang berjudul ”
Awal Mengenal Rajutan
“. Hmm… cukup lama kembali. Padahal riuk suatu tema yang diusung di blog ini yakni
passion

dengan sub-tema
crafting. Berarti saya memang harus segera menambah kata sandang tentang rajutan.

Sejak dapat merajut yakni hari 2022 sampai sekarang, sudah banyak projek rajutan yang saya coba. Tiba berbunga
design
yang mudah hingga nan terik dan juga ukuran mungil hingga yang lautan. Ada yang dibuat untuk diri sendiri, ada nan dijadikan kado dan ada pula nan dijual. Alhamdulillah, akhirnya saya kesampaian juga menjual produk rajutan walaupun lain sebanyak produk macrame.

Dari semua projek rajutan yang dibuat ada beberapa yang lalu berkesan bikin saya, karena suka-suka cerita menarik dibalik pembuatannya. Bikin itu saya ingin mengunggah foto rajutan tersebut berserta menuliskan sedikit ceritanya kendati bisa menjadi kenangan buat masa depan,,, asik…hehe.


Projek Rajutan Minimal Berkesan


1. Cover Kotak Tisu Rajut

Semula bisa merajut, situasi yang paling sering saya untuk adalahgranny square karenadesignnya paling mudah. Setelah merasa ahli membuatgranny square, saya berburu tau, projek apa yang bisa dibuat berasal rajutan yang berbentuk persegi. Cak semau banyak yang bisa dibuat dengan menggabungkan beberapagranny square seperti mana alas meja meja, tas, selimut dan kotak tisu. Saya pun memilih kotak tisu kecil karena terbantah minimum mudah.

Sesudah melewatitrial and error, akhirnya saya bisa menghasilkan kotak tisu imut bercelup kuning-pink dengan tambahan hiasan bunga. Tahun itu merasa demen sekali boleh membuat sebuah produk nyata, benda yang berguna dan bukan sekedar riasan di tahun pertama bisa merenda. Sehingga kotak tisu ini benar-benar menjadi rajutan berkesan kerjakan saya.

Crochet Tissue Box
Crochet Tissue Box


2. Pot-holder

Projek rajutan kedua nan paling kecil sering saya buat merupakanpot-holder a.k.a karier kuali besi. Selain mudah dan cepat,pot-holder ini lalu berguna jadi bukan sekedar hiasan belaka. Awalnya saya sering membentuk pot-holder dengandesign granny square karena memang paling mudah. Hingga suatu ketika saya mengaram tutorial menciptakan menjadikansquare dengan rencanalovedi tengahnya yang dibagikan olehcrocheter calon saya (Redagape) tapi sayangnya dia mutakadim menututup akun IG dan blog.

Saya pun penasaran ingin menyedang dan tanpa berpikir panjang langsung mencoket hakpen dan lawai katun berwarna ungu dan putih. Setelah membaca tutorial, ternyata metode yang digunakan berbeda dengangranny square yang saya kenal dimanagranny square dimulai semenjak tengah lewatincrease ke luar provisional ini memperalat metode
C2C
stitch

dimana rajutan dimulai dari sudut, increase ke perdua silamdecrease ke kacamata pun. Karena metode mentah, saya mulai merasa kesulitan ditambah sekali lagi harus mengganti warna lawai lakukan membuatlove.

Saya pernah membagikanwork in progress nya di IGstory, karena syok mengawasi banyaknya benang-untai yang menjuntai yang harus dirapikan dari rajutan persegi berdosis 15x15cm akibat dari  sering mengganti warna untai. Padahal normalnya belaka ada 2 juntai lembar yang terlazim dirapikan jika tak membuat bentuklove. Saking susahnya, saya bertekad ini adalah projek pertama dan terakhir  untuk rajutan C2Cstitch dengan bentuklovedi tengah.

I Purple You
I Purple U – Crochet Pot-holder


3. Steelseries Coaster

Selepasgranny square danpot-holder, projek rajutan ketiga yang minimum sering saya buat adalahcoaster yaitu rajutan nan berbentuk lingkaran. Fungsinya dapat menjadi tatakan gelas, tatakan botol bunga dan tatakan benda lainnya. Sepan banyakdesign coaster yang saya lakukan, rata-ratadesign anak uang dengan berbagai warna dan kombinasi puladesign potongan buah jeruk dan limau.

Coaster juga merupakan barang rajutan nan sering dibeli oleh orang lain, mulai berpokok ukuran diameter 9cm sampai 40cm. Dari semua proyek, ada satu yang benar-benar berkesan. Jadi sekonyongkonyong rekan kerja saya yang mana seorang laki-laki, minta dibuatkancoaster rajut dan mengirimkandesign yang diinginkan dengan dandan putih dan hitam (begitu juga rang di dasar). Saya bertanya ini sebenarnyadesign apa, lalu sira menjawab ini merupakan segelgame nan bernama
Steelseries.

Selama ini insan memanjarcoaster bunga, mendadak ada nan memesan dengandesigntandagame serupa ini, bukan main membuat saya takjub. Kok boleh kepikiran teragame dijadikancoaster. Kadang saya merasa, memang customer itu makin banyak ide daripada saya, baik itudesign macrame alias rajutan.

Steelseries Coaster
Steelseries Coaster


4. Coaster Sunny Side Up & Toast

Masih merupakancoaster dan masih antaran rival. Kali ini saya asian orderan rajutan dengandesignirisan roti tawar dan telur mata sapi. Ketika n partner saya mengirimkan abstrakdesign rajutan nan dia inginkan, saya langsung berkomentar “wow menggelikan banget!!! gemas!!” dan tidak panjang hati lakukan segera membuatnya.

Ternyata dibalik kinerja yang lucu, ada kesulitan dalam pembuatannya. Saya luang bongkar benang bilang kali khususnya yang rangka potongan roti sia-sia. Padahal terlihat mudah, ntah kenapa saat membuatnya layak susah. Terutama membuat pinggirannya supaya terlihat rapi. Namun setelah radu, ada rasa puas dan langsung foto-foto rupawan.

Happy Breakfast!!


5. Crochet Baby Shoes

Bisa membuat sepatu rajut orok adalahwishlistsaya sejak silam. Apalagi sesudahfollow IG akun turunan Korea yang demen membuat sepatu jabang bayi (serampak jualan pun sih) dimana di sana terdapat banyak foto sepatu rajut dengan
design menggelikan-mengelakkan.

Saya sudah mencari pelajaran cara mewujudkan sepatu kantung bayi di google dan youtube dan coba mengikutinya, entah kenapa hasilnya selalu gagal. Buruk perut kekecilan. Hingga-sebatas saya curiga individu-basyar sengaja menerimakan tutorial yang tidak meyakinkan supaya enggak bisa ditiru karyanya. Tapi anehnya, saya pelahap gagal mencoba tutorial bahkan mutakadim terbit akun-akun yang farik. Hari semua orang sekata cak bagi menipu? Sangat saya mulai nanang bahwa sepertinya penggerak saya nan tidak benar saat mencerna tutorial.

Saking penasarannya, akhirnya saya ikutworkshop menciptakan menjadikan sepatu kantung bayi yang diadakan di Jakarta (ini sebelum pandemi yah). Sehabis diajarkan langsung oleh sang tukang, sekarang saya tau kesalahan saya sejauh ini, yaitu saat menganyam sepatu bayi harus memperalat hakpen yang bertambah samudra dan rajutannya tidak boleh padat yang berarti harus renggang.

Bahagia sekali saya bisa membuat sepatu rajut bakal bayi putri dengan dimensi sebenarnya (seperti gambar di bawah). Selain itu saya juga mencoba membuat sepatu rajut untuk bayi lanang sama dengan susuk secepat-cepatnya.

Sepatu Rajut Bayi
Gemas banget enggak sih?


6. Crochet Coaster & Square

Kembali kepada design
coaster
dan
square. Jikalau sebelumnya
customer
tetapi membeli satu, dua hingga enam rajutan. Namun kali ini ada nan memesan privat jumlah yang banyak sehingga mewujudkan saya silau.

Ternyata pemesan kali ini adalah seorang organisator
small business
(juga) yang cak hendak membeli rajutan saya bikin dijual juga. Tokonya bukan khusus menjual dagangan rajutan saja yah, tapi menjual peralatan makan yang unik-unik.

Saya sepan gemar karena kamu terdorong dengan produk rajutan saya. Doang sayangnya partisipasi ini tak berjalan lama, karena terserah kendala yang tidak dapat saya tuliskan di sini. Kepada
the owner, jika kamu meluluk gubahan ini, saya cak hendak menyodorkan sambut kasih. ^^

Rajutan
Crochet coaster by Yarn And Rope

Rajutan


7. Crochet Blanket

The last but not the least
adalah selimut rajut!!! Wow, sampai sekarang saya masih tidak mengasa bisa membentuk selimut kantung. Sejauh saya berkreasi di dunia per-chochet-an, ini adalah karya terbesar. Sememangnya
designnya tidak susah tapi karena ki akbar, memakan musim cukup lama sehingga terkesan projek rumpil.

Kenapa saya dapat menciptakan menjadikan selimut rajut? Awalnya saya semata-mata mau takhlik
jambang-holder, doang saya sudah bosan dengan design
granny square

dan C2C
stitch
sehingga kepingin membuat
design
lain. Setelah
googling, saya cukup tertarik dengan
basket stitch
dan sekalian eksekusi. Sekelumit urut-urutan, saya merasa
design
ini tidak sepakat untuk
pot-holder, kesannya terlalu tebal dan tidak enak digenggam.

Mendadak saya terilhami untuk takhlik selimut dengan
basket stitch

ini. Tapi karena selimut itu besar, dan saya lain mau sesak lama menganyam risikonya saya mencari benang nan paling tebal maupun ki akbar di toko benang
online
langganan saya.

Berbekal 10 gulung lawe tipe Milk Cotton Worsted berwarna biru dan 1 gulung berwarna abu-abu terbentuklah selimut rajut bayi berukuran 74x91cm. Sekiranya ditanya berapa lama membuatnya, nan saya ingat, pasca- pulang kerja saya dapat merajut 1 gulung. Jadi kalau suka-suka 11 gulung berati saya merajut 11 hari dengan tulisan merajut santai dan tidak buru setoran.

Selimut rajut nan melagakkan ini bersama-sama saya jadikan kado untuk ponakan saya nan plonco lahir. Saya moralistis-benar puas dengan balasannya. Bagus, panas kuku, tebal tapi enggak begitu pelik. Mau bangga sekufu diri sendiri bisa tak? hehe.

Selimut Rajut Bayi
Selimut jaring-jaring bayi karya Yarn And Rope

Crochet Basket Stitch

***

Demikianlah 7 projek rajutan minimal berkesan sepanjang ini yaitu dari tahun 2022 hingga 2022. Hendaknya saya teguh kehidupan merajut dan mencoba projek wow lainnya.

Projek rajutan saya lainnya, dapat dilihat di sini >>
Yarn And Rope

Note :

Semua foto adalah foto rajutan yang saya untuk sendiri. Mohon tidak menggunakan foto di atas tanpa seijin saya.

xoxo

dila

Source: https://www.chocodilla.com/2021/06/projek-rajutan-paling-berkesan.html