Tutorial Wudhu Yang Baik Dan Benar

Jakarta, Insertlive

Cara wudhu nan bermartabat sesuai dengan pelajaran Selam harus diperhatikan dengan baik.

Hobatan tata cara wudhu ini silam berjasa untuk dietahui karena wudhu yakni pelecok satu faktor diterimanya salat kita.

Hal ini disebutkan privat sabda Rasulullah SAW puas hadits berikut:




لاَ يَقْبَلُ اللَّهُ صَلاَةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

Artinya: “Almalik enggak mengakuri shalat riuk seorang kamu bila berhadats sampai ia berwudhu.” (HR Bukhari).

Massa Aksi Bela Tauhid 211 atau Aksi 211 menggelar salat asar berjamaah di Jalan Medan Merdeka Barat. Mereka mengambil air wudu di Bundaran Patung Kuda.Ilustrasi wudhu./ Foto: Grandyos Zafna

Niat Wudhu

Cara wudhu dimulai dengan mengimlakan niat berwudhu. Berwudhu harus diniatkan karena Allah SWT dan kemudian lanjutkan wudhu dengan mengaji basmalah sreg tiap langkahnya.

Dalam Bushra al-Karim, kehendak wudhu kian baik apabila dibacakan sebelum membasuh wajah hendaknya berbahagia pahala sunnah. Berikut yaitu niat nan menjadi awalan tata cara wudhu.

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul whuduua liraf’il hadatsil asghari fardhal lillaahi ta’aalaa.


Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menyejukkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta’ala.”


Pengelolaan Cara Wudhu yang Sopan Sesuai Tuntunan

Cara wudhu yang benar sesuai tuntunan boleh kita lihat dalam surah Al Maidah ayat 6 sebagai berikut:


يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَٱطَّهَّرُوا۟ ۚ وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلْغَآئِطِ أَوْ لَٰمَسْتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوا۟ مَآءً فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya:” Hai orang-orang yang beriman, apabila sira hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan lekukan, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sebatas dengan kedua netra kaki, dan jika ia junub maka mandilah, dan jika ia lindu atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat lempar air (kakus) atau menyentuh perempuan, adv amat sira tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (steril); sapulah mukamu dan tanganmu dengan petak itu. Allah tak hendak mengusutkan anda, tetapi Ia hendak membersihkan ia dan memenuhi nikmat-Nya bagimu, supaya kamu berlega hati.”

Berikut langkah-ancang prinsip wudhu yang bermartabat:

  1. Mengaji niat
  2. Membasuh telapak tangan mencapai sela-sela jari sebanyak 3 mana tahu
  3. Berkumur 3 boleh jadi
  4. Membersihkan korok hidung dengan cara menghirup air ke internal cingur untuk kemudian mengeluarkannya lagi sebanyak 3 kali
  5. Membasuh muka dari ujung kepala tumbuhnya surai hingga bawah dagu sebanyak 3 kali
  6. Mencuci kedua tangan setakat siku sebanyak 3 boleh jadi
  7. Mengusap pejabat 3 bisa jadi
  8. Mengelus kedua telinga secara bersamaan sebanyak 3 siapa
  9. Mencuci kaki sampai ain suku ataupun betis diikuti dengan jari-deriji kaki di sekedup-selai dengan deriji tangan sebanyak 3 kali
  10. Lampau dilanjutkan dengan zikir setelah wudhu

Nah untuk mengerjakan langkah cara wudhu nan terakhir ini, apakah kamu mutakadim tahu bagaimana doa setelah wudhu? Simak pembahasan berikutnya, yuk.

Doa Setelah Wudhu

Prinsip wudhu diakhiri dengan membaca puji-pujian sesudah wudhu ibarat berikut:

أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Bacaan latin:
Asyhadu allâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhû wa rasûluhû, allâhummaj’alnî minat tawwâbîna waj’alnii minal mutathahhirîna.

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak terserah Almalik selain Allah Nan Maha Esa, tak cak semau serikat bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku tercantum intern golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk kerumahtanggaan golongan orang-orang yang menyertu (shalih).”

Ratib selesai wudhu ini merupakan komplemen semenjak tata pendirian wudhu nan harus anda baca agar beliau tersucikan dengan sempurna.

Tata Cara Tayamum Sesuai Latihan

Selain tata cara wudhu, anda pun harus mengetahui tata cara tayamum yang bermoral sesuai dengan cak bimbingan. Tayamum pula merupakan kaidah bersuci dengan menggunakan tanah atau serbuk yang masif.

Ketika di lingkunganmu lain terserah air, beliau dapat berbuat tayamum untuk mensucikan diri.

Menurut Ahmad Najibuddin dalam anak kunci
Panduan Shalat Lengkap & Juz ‘Amma
, tayamum diperbolehkan karena ada halangan nan membuat seseorang enggak boleh berbuat cara wudhu yang menggunakan air.

A sportsman chalks his hands in front of a black backgroundA sportsman chalks his hands in front of a black background/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Kolbz

Simak tata kaidah tayamum berikut:

  1. Siapkan tanah ataupun abu yang masih dalam kondisi bersih. Duli yang berada di tembok, kaca, atau tempat lain yang dirasa murni pula diperbolehkan oleh para cerdik pandai.
  2. Letakkan kedua telapak tangan pada abuk, dengan posisi celah kedua telapak tangan dirapatkan. Saat berbuat tayamum disunahkan untuk menghadap kiblat
  3. Lalu ucapkan bismillah ketika tangan masih diletakkan pada tembok atau pasir.
  4. Selanjutnya sekaan kedua bekas kaki tangan pada seluruh adegan wajah.
  5. Kemudian cumbu bagian tangan belaka sebelum itu lepaskan perhiasan yang terserah di tangan kemudian letakkan kembali telapak tangan pada tepung dan bisa jadi ini jari tangan direnggangkan.
  6. Lalu tengadahkan kedua telapak tangan dengan posisi punggung tangan kanan di atas tangan kiri. Kemudian rapatkan deriji-jari tangan, dan usahakan ujung ujung tangan kanan tidak keluar semenjak telunjuk jari kidal, atau telunjuk kanan berbenturan dengan telunjuk kiri.
  7. Lalu usap lengan kanan hingga ke tikungan dengan menunggangi ajun kemudian mengot pembantu cak bagi diusapkan lagi sisi lengan kanan nan lain, dan jejak kaki tangan mengusap bermula siku setakat dipertemukan kembali jempol kiri mengusap jempol kanan. Demikian pula dilakukan pada bagian tangan kiri.
  8. Seterusnya pertemukan kedua telapak tangan dan usap putaran antara ujung tangan-jari.

Berikut adalah pengelolaan kaidah wudhu nan harus sira terapkan saat cak hendak melakukan sholat. Kalau beliau dalam kondisi sukar bikin mendapatkan air bersih, beliau dapat ganti penyelenggaraan cara wudhu ini dengan mengerjakan tayamum yang sudah
InsertLive
rangkum di atas. Semoga maklumat seputar penyelenggaraan prinsip wudhu ini berguna.

Selain tata cara wudhu dan tayamum di atas sebagai syarat seremonial sholat, kamu pula harus perhatikan berdamai sholat, ya!

(dis/dis)



Tonton sekali lagi video berikut:

Source: https://www.insertlive.com/lifestyle/20220913165027-210-290477/tata-cara-wudhu-yang-benar-sesuai-ajaran-islam